PADANG (RIAUPOS.CO) - Fenomena alam berupa tanah berlubang (sinkhole) terjadi di areal persawahan warga Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batu, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, tepatnya di jalur alternatif penghubung Kota Payakumbuh-Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, (4/1).
Lubang besar tersebut mengundang perhatian masyarakat dan pengguna jalan. Puluhan warga tampak mendatangi lokasi untuk melihat langsung kejadian langka tersebut.
Danru Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Limapuluh Kota Regu 1, Alexsandra mengatakan, hasil pengamatan sementara menunjukkan lubang tanah tersebut memiliki panjang sekitar 10 meter, lebar 7 meter, dan kedalaman mencapai 5,7 meter.
“Telah terjadi bencana alam berupa lubang tanah di Jorong Tepi, Kenagarian Situjuah Batu. Dari hasil pemantauan, pergerakan tanah masih terus berlangsung,” kata Alexsandra di lokasi kejadian, kemarin.
Menurutnya, BPBD telah melakukan langkah antisipasi dengan memasang garis polisi (police line) di sekitar area berbahaya untuk mencegah warga mendekat. “Kami mengimbau masyarakat yang datang ke lokasi agar mematuhi aturan dan melihat dari luar garis pembatas yang telah dipasang. Kondisi tanah masih labil dan berpotensi semakin melebar,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari pengamatan visual, retakan di sekitar lubang terus bertambah, sehingga tidak menutup kemungkinan diameter lubang akan semakin besar.
Sementara itu, Kepala Jorong Tepi, Salmi, menjelaskan kejadian bermula saat seorang petani tengah menggarap sawah sekitar pukul 10.00 WIB. “Awalnya terlihat lubang kecil sekitar dua meter. Tidak lama kemudian terdengar suara gemuruh seperti benda besar jatuh. Setelah dicek, ternyata lubang di tengah sawah semakin besar,” ungkap Salmi.
Ia menyebutkan, longsoran terus terjadi di bagian pinggir lubang. Bahkan dalam waktu singkat, ukuran lubang terus bertambah dan mulai muncul genangan air dari sumber yang belum diketahui asalnya. “Pagi hari belum ada air. Namun, dalam waktu singkat lubang makin membesar dan muncul aliran air. Penyebab pastinya masih menunggu hasil kajian dari tim ahli,” tambahnya.
Salmi juga menyampaikan bahwa kejadian sinkhole ini merupakan yang pertama kali terjadi di Nagari Situjuah Batu. Kanit SPK Polsek Situjuah, Aiptu Hadirman, mengatakan pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 11.00 WIB.
“Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi, memasang police line, dan mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area berbahaya demi keselamatan,” tegasnya. Hingga saat ini, lokasi kejadian masih dalam pemantauan BPBD, TNI-Polri, dan pemerintah nagari setempat. Warga diminta tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas di sekitar lubang tanah tersebut sampai kondisi dinyatakan aman.(rid/rpg)
Editor : Arif Oktafian