LIMAPULUH KOTA (RIAUPOS.CO) - Lokasi sinkhole atau lubang amblas di kawasan pertanian Pombatan, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) makin ramai didatangi warga.
Air jernih yang muncul dari dalam lubang raksasa tersebut diyakini pengunjung yang bukan hanya berasal dari Kota Payakumbuh tapi juga dari wilayah lain di Sumatera Barat.
Mereka mengambil air yang muncul dari dalam lubang besar itu untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh setelah berkunjung. Air tersebut dipercaya memiliki khasiat tertentu bagi tubuh.
Sebagian warga meyakini air dari sinkhole Situjuah Batua dapat memberikan manfaat kesehatan, bahkan berharap bisa membantu proses kesembuhan dari berbagai keluhan.
Kepercayaan ini berkembang seiring kejernihan air dan kemunculan tiba-tiba dari dalam tanah yang dianggap tidak biasa.
“Airnya jernih sekali, rasanya juga segar. Kami percaya ada manfaatnya,” ujar salah seorang pengunjung, dikutip pojoksatu.id dari instagram @payakumbuhkini (9/1/2026).
Meski demikian, keyakinan tersebut lebih bersifat kepercayaan pribadi dan belum didukung penjelasan ilmiah.
Fenomena alam itu akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menerjunkan tim ahli dari Badan Geologi Bandung untuk melakukan kajian teknis mendalam sejak Kamis pagi (8/1/2026).
Langkah ini diambil guna menjawab keresahan warga sekaligus menghentikan spekulasi liar yang beredar di masyarakat.
Tim ahli yang terdiri dari Riyan Nur dan Taufik Wirabuana langsung melakukan observasi lapangan setibanya di lokasi. Mereka didampingi oleh BPBD Limapuluh Kota dan tokoh masyarakat setempat untuk memetakan kondisi tanah.
Taufik Wirabuana menjelaskan, timnya akan bekerja secara maraton selama akhir pekan ini untuk mengumpulkan data primer.
"Kami baru datang, agenda kami fokus pengambilan data dan pemeriksaan data terhadap fenomena sinkhole di sini," ujar Taufik Wirabuana dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026).
Lebih lanjut, Taufik menambahkan, karakter lubang amblas di Sumatera Barat ini memiliki keunikan tersendiri.
"Rencananya, Sabtu sampai Minggu. Kita di sini belum all-out. Kita hanya fokus pada kajian cepat, pemeriksaan untuk menjawab fenomena apa sebenarnya. Melihat fenomena tanahnya seperti apa, airnya seperti apa. Kondisi sinkhole di sini, tentu berbeda dengan di Jawa," jelasnya.
Terkait kabar burung di media sosial yang menyebutkan bahwa air dari dalam sinkhole tersebut memiliki khasiat penyembuh, Badan Geologi memberikan peringatan keras kepada warga dan pengunjung.
Taufik mengimbau masyarakat agar tetap rasional dan tidak mudah percaya pada klaim kesehatan yang tidak teruji secara klinis.
"Jangan terpengaruh isu-isu yang tak berdasar. Contoh yang sederhana, ini misalnya bisa menyembuhkan penyakit. Selama belum ada bukti ilmiah, masyarakat jangan percaya," tegas Taufik.
Kehadiran tim ahli ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi intensif antara Pemerintah Daerah Limapuluh Kota dengan pemerintah pusat. Anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, mengapresiasi langkah cepat Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
"Semoga dengan kedatangan tim dan kajian teknis dari Badan Geologi, bisa menjawab berbagi spekulasi liar dan kecemasan warga atas fenomena sinkhole ini. Kajian dari Badan Geologi, tentu akan menjadi acuan bagi pemda, dalam mengambil langkah antisipatif dan kebijakan solutif. Mewakili masyarakat, kita berterimakasih kepada Pak Bahlil, dan Plt Kaban Geologi, Ibu Lana Saria yang quick respons," ujar Fajar Rillah Vesky.
Editor : M. Erizal