PADANG (RIAUPOS.CO) - Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi, Ahad (25/1) pukul 14.32 WIB. Peristiwa tersebut dilaporkan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi dan terekam alat seismograf.
Petugas PGA Marapi Teguh Purnomo menyebut, erupsi terekam dengan amplitudo maksimum 27,5 milimeter dan durasi sekitar 28 detik. “Erupsi tercatat pada seismogram, namun kolom abu tidak teramati secara visual dari pos pengamatan,” kata Teguh Purnomo, Ahad (25/1).
Hingga saat ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih menetapkan status aktivitas Gunung Marapi pada Level II atau Waspada. Seiring status tersebut, PVMBG merekomendasikan masyarakat, pendaki, dan wisatawan untuk tidak memasuki wilayah dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Marapi atau Kawah Verbeek. Editor : Arif Oktafian