Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jalan Tol Bukittinggi-Sicincin Bakal Melintasi Wilayah Kecamatan Sungai Pua, Candung, dan Banuhampu Dibahas

Redaksi • Kamis, 11 Juni 2026 | 23:48 WIB
Penampakan design ruas Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi yang akan terhubung dengan Tol Padang-Sicincin terus dibahas para stakeholder terkait dalam mewujudkan konektivitas Sumbar-Riau melalui Jalan Tol Pekanbaru-Padang.(HK UNTUK RIAUPOS.CO)
Penampakan design ruas Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi yang akan terhubung dengan Tol Padang-Sicincin terus dibahas para stakeholder terkait dalam mewujudkan konektivitas Sumbar-Riau melalui Jalan Tol Pekanbaru-Padang.(HK UNTUK RIAUPOS.CO)
 

BUKITTINGGI (RIAUPOS.CO) - Konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) khususnya pembangunan Jalan Tol Bukittinggi-Sicincin yang menjadi bagian ruas Tol Pekanbaru-Padang tampaknya bakal segera dikerjakan pemerintah. Pembahasan Tol Sicincin-Bukittinggi yang akan menyambung ke Tol Sicincin-Padang dikabarkan bakal melintasi beberapa kecamatan di Kabupaten Agam.

Terungkap setelah Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Pemerintah Kabupaten Agam mulai membahas tahapan lanjutan pembangu­nan Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin.
 
Pertemuan difokuskan pada perencanaan pengadaan lahan yang berpotensi terdampak proyek strategis nasional (PSN) JTTS yang dikerjakan PT Hutama Karya tersebut.
 
Baca Juga: Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Ambulans di Tol Pekanbaru–Dumai, Putri Korban Sempat Menelpon Anaknya Minta agar Rajin Belajar
 
Pembahasan awal dilaksanakan dalam rapat koordinasi yang mempertemukan unsur pimpinan kedua daerah dengan perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia di Aula Balai Kota Bukittinggi, memasuki pekan kedua Juni 2026 kemarin.

Rapat dihadiri Bupati Agam Benni Warlis, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Sekre­taris Daerah Kabupaten Agam Muhammad Lutfi, Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi Rismal Hadi, serta perwakilan Kementerian PU, di antaranya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wisnu Priambodo dan Kepala Bidang Survei dan Pemetaan Kanwil PU Sumatera Barat M. Syahril.
 
Baca Juga: Akhir Kisah Pelaku Perburuan Gajah Liar di Riau hingga Dijerat Pencucian Uang, Polisi Sita Uang serta Alat Berat hingga Mobil

Bupati Agam Benni Warlis menjelaskan, rapat koordinasi tersebut merupakan tahap awal dari rangkaian proses yang akan dilaksanakan untuk mengidentifikasi berbagai persoalan dan potensi dampak yang mungkin muncul selama pembangunan jalan tol berlangsung.

Menurutnya, terdapat empat tahapan yang akan dijalankan sebelum proyek memasuki tahap pelaksanaan. Pada tahap awal, pemerintah akan melakukan studi kelayakan atau feasibility study, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), serta penyusunan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT).

“Ini baru tahapan awal. Kita akan menyatukan persepsi, menampung aspirasi, serta mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang kemungkinan timbul selama proses pembangunan,” ujar Benni Warlis.
 
Baca Juga: Empat Terdakwa Kasus Sabu dan Vape Narkotika di Meranti Dituntut Pidana Mati

Ia menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam setiap ta­hapan perencanaan agar berbagai aspirasi masyarakat dapat terakomodasi dengan baik, terutama bagi warga yang berada di wilayah yang berpotensi terdampak.

Kawasan Kecamatan Sungai Pua, Candung, dan Banuhampu menjadi beberapa wila­yah yang diperkirakan akan terdampak oleh rencana pembangunan ruas tol tersebut.

Karena itu, Benni mengajak seluruh pihak untuk memanfaatkan forum koordinasi sebagai sarana mencari solusi terbaik demi kepentingan ma­syarakat luas.
 
Baca Juga: Copot Pejabat tanpa Asesmen, Ahli Sebut Abdul Wahid Menyalahgunaan Kekuasaan

“Mari kita manfaatkan forum ini untuk kepentingan bersama, bukan kepentingan pribadi, sehingga tidak ada ma­syarakat ataupun sanak saudara kita yang merasa dirugikan,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyampaikan dukungannya terhadap rencana pembangunan Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin. Menurutnya, kebera­daan jalan tol tersebut dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah di Sumatera Barat.

“Jika pembangunan ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masya­rakat, tentu kita mendukung,” te­gas Ramlan.
 
Baca Juga: Disambut Antusias Masyarakat, Bupati Kuansing Buka Pacu Jalur Rayon I, 47 Jalur Ambil Bagian

Ia menambahkan, pemerintah akan memastikan seluruh proses pengadaan dan pembebasan lahan dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Setiap pemilik tanah maupun pelaku usaha yang terdampak proyek akan mendapatkan perhatian dan hak yang semestinya.

“Kita ingin pembangunan berjalan tanpa merugikan pemilik tanah maupun pelaku usaha yang terdampak,” ujarnya dikutip dari posmetropadang.co.id (RiauPos Group).

Melalui koordinasi awal ini, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat berharap proses perencanaan pembangunan Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin dapat berjalan lancar, transparan, serta mengedepankan kepentingan masyara­kat di kawasan yang akan dilalui proyek tersebut.(pry/egp/rpg)
Editor : Eka G Putra
#konektivitas sumbar riau #jalan tol bukittinggi #sungai pua candung banuhampu #jalan tol bukittinggi sicincin #Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)