Tabrakan di Kelok 17 Sumbar, 4 Warga Pekanbaru Terjepit 

Redaksi • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 09:03 WIB
Tim SAR Gabungan mengevakuasi warga Pekanbaru yang terjepit di dalam mobil akibat tabrakan di Kelok 17, Koto Alam, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Sabtu (15/8/2026).(TIM SAR PADANG)
Tim SAR Gabungan mengevakuasi warga Pekanbaru yang terjepit di dalam mobil akibat tabrakan di Kelok 17, Koto Alam, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Sabtu (15/8/2026).(TIM SAR PADANG)

 

PADANG (RIAUPOS.CO) - Empat warga Pekanbaru menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Kelok 17, Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Sabtu (15/8) malam. Tiga korban selamat, sementara satu orang meninggal dunia setelah sempat terjepit di dalam kendaraan.

Menurut informasi awal, insiden ini melibatkan truk dengan mobil SUV (Sport Utility Vehicle). Truk melaju dari arah Payakumbuh menuju Pekanbaru. Diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman, truk tersebut kemudian menabrak mobil pribadi yang bermuatan empat orang datang dari arah berlawanan.

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Hendri, mengatakan proses evakuasi membutuhkan penanganan khusus karena korban terjepit di dalam kendaraan.

Laporan kecelakaan diterima Pos Pencarian dan Pertolongan Limapuluh Kota dari Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Kabupaten Limapuluh Kota bernama  Budi pada pukul 22.09 WIB. Tabrakan dilaporkan terjadi tiga menit sebelumnya, yakni pukul 22.06 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos Pencarian dan Pertolongan Limapuluh Kota mengerahkan lima personel rescuer pada pukul 22.15 WIB. Tim menggunakan satu unit rescue truck menuju lokasi kejadian melalui jalur darat.

Jarak tempuh dari pos menuju lokasi mencapai 30,4 kilometer. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 23.10 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur gabungan yang telah berada di tempat kejadian.

Tim SAR kemudian melakukan pembebasan korban yang terjepit menggunakan peralatan ekstrikasi khusus. Proses tersebut melibatkan lima personel Pos SAR Limapuluh Kota, tiga personel Polsek Pangkalan, empat personel Damkar Kabupaten Limapuluh Kota, serta 10 warga setempat.

Mereka bersama-sama mengoperasikan peralatan ekstrikasi, peralatan medis, dan sistem komunikasi darurat untuk mengevakuasi seluruh korban dari kendaraan. Setelah proses evakuasi berlangsung lebih dari dua jam, seluruh korban berhasil dikeluarkan dari impitan bodi kendaraan. Penanganan terhadap empat korban dinyatakan selesai pada Ahad (16/8) dini hari sekitar pukul 01.40 WIB.

Tiga korban yang selamat masing-masing Diki Suprapto (45), Rosnidar (43), dan Yusuf (45). Sementara satu korban meninggal dunia teridentifikasi bernama Trice (42). Seluruh korban kemudian dibawa menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, termasuk perawatan bagi korban selamat dan penanganan jenazah.(rpg)

Editor : Arif Oktafian
kelok 17 sumbar warga pekanbaru tabrakan