ADAM-ARIS TAK LAGI DEMPET, ANAYA-INAYA TERTUNDA KARENA PANDEMI

Bayi-Bayi Kembar Siam yang Sudah dan Menunggu Operasi

Begini Ceritanya | Minggu, 24 Januari 2021 - 09:51 WIB

Bayi-Bayi Kembar Siam yang Sudah dan Menunggu Operasi
Husniati menggendong kedua putrinya, Anaya dan Indaya di Lombok Timur. Lahir pada 8 Mei 2019, bayi kembar siam itu masih menunggu operasi pemisahan. FATIH KUDUS JAELANI/JPG

Hati kedua bayi yang sebelumnya menempel, lanjut Rizky, kini sudah dipisah dan begitu juga dinding jantungnya. Hanya, memang diperlukan waktu pemulihan pascaoperasi.

Soal alasan Adam dan Aris harus menunggu sampai berusia 1 tahun 1 bulan baru dioperasi, tim dokter memang menunggu waktu yang tepat. Sementara itu, biaya operasi dan perawatan sudah ditanggung pihak rumah sakit dan pemerintah.


‘’Tidak dibebankan kepada keluarga,’’ ujar Direktur Utama RSUP HAM dr Zainal Safri SpPD-KKV SpJP (K).

Kalau Adam-Aris sudah terpisah, di Selong, Lombok Timur (Lotim), Nusa Tenggara Barat, Anaya dan Indaya masih harus menunggu lebih lama lagi. Bayi kembar siam putri itu belum bisa dioperasi karena terkendala pandemi.

Plt Direktur RSUD dr Raden Soedjono Selong dr M. Tantowi Jauhari menyebutkan, tim dokter dari RSUD dr Soetomo Surabaya belum bisa datang. ’’Sampai saat ini, Surabaya masih zona merah,’’ kata Tantowi kepada Lombok Post (JPG), Kamis (21/1).

Putri pasangan M Jupri dan Husniati, warga Desa Jurit, Kecamatan Pringgasela, Lotim, itu kini telah berusia 1 tahun 7 bulan. Pihak RSUD dr Raden Soedjono, kata Tantowi, sebenarnya sudah lama melakukan persiapan operasi tersebut.

Namun, hingga saat ini, pihaknya belum memastikan jadwal pasti pelaksanaan operasi yang sebelumnya direncanakan bisa dilakukan awal 2021. Tantowi menuturkan, pihaknya terus menjalin komunikasi dengan orang tua Anaya dan Inaya mengenai belum adanya kepastian jadwal tersebut.

Menurut dia, operasi mungkin bisa dilaksanakan setelah program vaksinasi Covid-19 berjalan. Baik di Surabaya maupun di Lotim. Selama ini, pihaknya juga terus mengontrol kondisi kesehatan Anaya dan Inaya. Menurut Tantowi, kemungkinan menyelamatkan kedua nyawa bayi saat dipisahkan tetap ada.

Anaya dan Inaya lahir di RSUD Selong pada 8 Mei 2019. Sejak kedatangan tim kembar siam RSUD dr Soetomo Surabaya akhir Desember 2019, RSUD Selong dikatakan siap melakukan operasi. Bahkan, operasi bayi kembar siam di RSUD itu disebut akan menjadi yang pertama di NTB.

Sementara itu, setelah dipantau beberapa hari, Adam dan Aris akan dievaluasi lagi apakah penutup kulit di bagian perut bisa bertahan dengan baik.

’’Jika nanti kondisinya tidak baik, kita sudah menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasinya demi keselamatan kedua bayi. Karena itu, mohon doanya agar Adam dan Aris sehat serta hidup normal seperti anak pada umumnya,’’ jelas Utama.

Nur mengaku lega operasi dua buah hatinya lancar. Dia berterima kasih kepada tim dokter, rumah sakit, dan semua pihak yang telah membantu.

Kini dia berharap kondisi si kembar benar-benar stabil. Sehingga bisa mendapat izin pihak rumah sakit untuk segera dibawa pulang ke kampung halaman. ’’In sya Allah nanti menggelar syukuran setiba di kampung,’’ kata Nur yang didampingi suaminya, Supono.(*/c19/ttg)

Laporan M IDRIS dan FATIH KJ, Medan dan  Lombok Timur


Bank BJB

Pemkab Rokan Hulu




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook



TERBARU


EPAPER RIAU POS  31-juli.jpg



riau pos PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com