(RIAUPOS.CO) - Nasib apes menimpa Dewi, seorang ibu wali murid MTSN 1 Selatpanjang. Gara-gara lupa cek grup WhatsApp, anaknya terpaksa menahan lapar saat jam makan siang, Senin (24/11).
Dewi ternyata tak tahu kalau program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah berhenti mendadak. Sehingga hari itu ia tidak membawakan bekal makan siang ke anaknya.
Ternyata informasi dari Kepala SPPG Barep Parkoso di grup ”Relawan Selatpanjang Timur 3” mengabarkan, kalau dapur umum tutup sementara karena dana Banper belum cair.
”Proposal Banper untuk anggaran periode 24 November - 7 Desember dan seterusnya belum disetujui PPK,” bunyi pesan yang diteruskan berkali-kali termasuk ke grup WA Dewi. Namun pesan itu telat diketahui Dewi. Editor : Arif Oktafian