Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Api Rokok 

Dofi Iskandar • Selasa, 27 Januari 2026 - 12:03 WIB
Photo
Photo

Heri adalah karyawan swasta yang baru saja diterima kerja. Karena masih status ”anak baru”, hidupnya juga masih serba hemat. 

Heri menceritakan kisahnya saat ngekos bersama temannya di sebuah kamar kos sederhana, lengkap dengan kipas angin bunyi ngik-ngik yang setia menemani malam.

Suatu malam, Heri sedang asyik merokok sambil menonton pertandingan bola. Tim kesayangannya lagi main. Jadi rokok di tangan, mata ke televisi. Gaya sok santai padahal besok pagi harus berangkat kerja.

Entah karena capai kerja seharian atau komentator bola yang suaranya bikin ngantuk, mata Heri mulai berat. 

Awalnya cuma memejamkan mata (merem) sebentar. Tapi kenyataannya ketiduran benaran. Beberapa menit kemudian, Heri tiba-tiba terbangun sambil melonjak kecil.

”Alamaaak…!!! Kena api rokok!” teriaknya sambil mengibas-ngibaskan tangannya.

Temannya yang dari tadi main HP langsung kaget. ”Kenapa, Ri? Kebakaran?” ujarnya.

”Bukan kebakaran… Tanganku yang dibakar rokokku sendiri,” jawab Heri kesal.

Sejak kejadian itu, Heri kapok merokok sambil nonton bola. Bukan karena sadar kesehatan, tapi karena takut diserang rokoknya sendiri. 

Sekarang kalau nonton bola, rokoknya ditaruh jauh-jauh. ”Lebih aman kalah tim kesayangan, daripada tangan sendiri yang jadi korban,” katanya.(dof)

Editor : Arif Oktafian
#api rokok #alamaaaak