Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masyarakat Dihebohkan Munculnya Kasus Influenza Like Illnes dan ISPA, Begini Kata Plt Kadiskes Bengkalis

A
Penulis: Abu Kasim❯
Plt Kepala Diskes Bengkalis, Ermanto.
Plt Kepala Diskes Bengkalis, Ermanto.

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Dalam dua hari terakhir, masyarakat Kabupaten Bengkalis dihebohkan oleh munculnya kasus Influenza Like Illness (ILI) dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Karena masyarakat menilai kasusnya seperti Covid-19 jilid dua.


Advertisement

"Saya sudah mengalami selama 1 pekan lebih kena influenza dan demam. Badan lemas, tak selera makan. Juga persendian kaki tangan semuanya terasa nyeri," ucap Budi, salah seorang warga Bengkalis, Kamis (30/10/2025).

Ia mengaku tidak tahu terkait penyakitnya tersebut. Karena sudah mengkonsumsi obat dan dirawat di RSUD Bengkalis selama satu pekan. Tentu ini memang harus diwaspadai, apakah ini karena musiman atau karena perubahan cuaca yang ekstrem.

Taufik warga lain juga mengaku di rumah sakit saat ini sudah full dengan kasus demam yang sama. Walau sudah boleh pulang, tapi masih lemas dan masih mual belum mau makan.

Advertisement

"Tak tahulah apa penyakitnya. Itu keponakan saya yang sakit dan ditawat di rumah sakit," ujarnya.

Terhadap kondisi itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkalis juga mengimbau, agar masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit ISPA) dan Influenza Like Illness yang dilaporkan mengalami peningkatan signifikan dalam tiga pekan terakhir.

"Berdasarkan laporan dari sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, kasus ISPA mencapai 288 kasus, sementara ILI dilaporkan sebanyak 85 kasus. Angka ini tercatat lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya, sehingga diperlukan langkah cepat untuk mencegah penyebaran yang lebih luas," ujar Plt Kepala Diskes Bengkalis, Ermanto, Jumat (31/10/2025).

Advertisement

Ia membenarkan ada peningkatan dan bukan hanya di Bengkalis saja. Karena ini virus dan cepat bermutasi namun tingkat kematian sangat rendah. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). 

"Caranya dengan mencuci tangan secara teratur, menjaga kebersihan lingkungan, menghindari kontak dengan penderita, menggunakan masker terutama di tempat berventilasi buruk, serta menutup mulut ketika batuk atau bersin,” ujar Ermanto.

Ia juga menambahkan, masyarakat diimbau untuk mengatur pola makan sehat, menghindari kebiasaan menyentuh wajah dengan tangan yang belum bersih, serta melakukan vaksinasi influenza bila diperlukan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan Lansia.

Sebagai langkah antisipasi, Diskes Bengkalis telah melayangkan surat edaran kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan rumah sakit di wilayah Kabupaten Bengkalis untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi lonjakan kasus.

“Kami juga telah menyurati Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama agar meneruskan imbauan ini ke sekolah-sekolah dan madrasah di bawah naungan mereka. Tujuannya agar pencegahan dilakukan sejak dini di lingkungan pendidikan,” jelasnya.

Ia berharap, masyarakat tidak panik, namun tetap waspada dan disiplin menjaga kesehatan serta kebersihan lingkungan agar penularan penyakit ISPA dan ILI dapat ditekan.

Sementara itu, di Pukesmas Pambang seluruh pasien yang masuk ke puskesmas diwajibkan menggunakan masker. Termasuk para petugas medis menggunakan masker.(ksm)

 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Gejala Influenza Mengganggu? Coba 9 Cara Sederhana Ini untuk Meredakan

Gejala Influenza Mengganggu? Coba 9 Cara Sederhana Ini untuk Meredakan

Influenza atau flu sering kali menyerang saat imun tubuh sedang lemah. Penanganan flu di rumah menjadi penting agar tetap bisa beraktivitas

8 Makanan yang Mendukung Proses Pemulihan saat Terserang Influenza, Ada Sup dan Buah

8 Makanan yang Mendukung Proses Pemulihan saat Terserang Influenza, Ada Sup dan Buah

Asupan makanan yang bernutrisi tidak hanya penting untuk dikonsumsi untuk menjaga daya tahan tubuh agar terhindar dari virus dan penyakit

Kasus ISPA Masih Terus Bertambah, Asap di Kuansing Masih Belum Hilang

Kasus ISPA Masih Terus Bertambah, Asap di Kuansing Masih Belum Hilang

Kasus ISPA masih saja terus bertambah, dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kuansing, kasus ISPA dari tanggal 1-23 Oktober 2026 mencapai 555

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer