Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BBM Mulai Normal di Pulau Bengkalis, Masyarakat Tak Perlu Panik

A
Penulis: Abu Kasim❯
Petugas penjual BBM di POM Mini di Kelurahan Damun sedang melayani pembelinya, Ahad (4/1/2026).
Petugas penjual BBM di POM Mini di Kelurahan Damun sedang melayani pembelinya, Ahad (4/1/2026).

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Setelah sempat langka dan keluhkan masyarakat, kini Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax di Pulau Bengkalis mulai normal dan tidak ada kelangkaan.


Advertisement

Bahkan dalam sehari ini, disejumlah penjualan BBM di tingkat pengecer sudah merata penjualannya. Bahkan di SPBU juga tidak mengalami antre lagi. Terhadap kondisi itu, masyarakat diimbau tidak panik lagi untuk mendapatkan BBM bersubsidi.

"Ya, sudah tidak terjadi kelangkaan BBM jenis Pertalite dan Pertamax di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah pulau Bengkalis. Memang sebelumnya ada keterlambatan pengiriman saja," jelas Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagprin) Kabupaten Bengkalis, Zulpan, Ahad (4/1/2026).

Ia menjelaskan, pasokan BBM setiap harinya tetap masuk ke Pulau Bengkalis dan menjadi prioritas dalam penyeberangan dari Sungai Pakning menuju Bengkalis. Sementara stok BBM tersedia dan didistribusikan secara rutin setiap hari.

Advertisement

“Sebenarnya bkan kelangkaan. Setiap hari BBM masuk ke Pulau Bengkalis dan itu menjadi prioritas. Stok ada setiap hari,” jelas Zulpan.

Terkait kejadian pada 31 Desember 2025, Zulpan mengakui sempat terjadi kekosongan stok di salah satu SPBU di Pulau Bengkalis. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat beralih dan memadati SPBU lain, seperti SPBU di Jalan Bantan, Kecamatan Bantan, serta Desa Teluk Latak.

“Ya, ketika satu SPBU kosong, otomatis konsumen menyerbu SPBU lain. Ditambah lagi ada pengecer yang ikut mengantre, sehingga terlihat seperti terjadi kelangkaan,” jelasnya.

Advertisement

Ia menyebutkan, hilangnya BBM di sejumlah pengecer membuat masyarakat panik dan beranggapan telah terjadi kelangkaan, padahal BBM yang masuk ke Pulau Bengkalis habis dalam hitungan jam akibat tingginya permintaan.

Menurutnya, BBM itu masuk setiap hari, tapi dalam beberapa jam sudah habis terjual di SPBU. Tapi sesuai instruksi Bupati Bengkalis, Zulpan bahwa SPBU khususnya yang berada di Pulau Bengkalis, diminta untuk mengutamakan kepentingan masyarakat.

"Mengenai jam operasional SPBU yang dinilai tidak teratur dan sulit diprediksi, kami telah melakukan sosialisasi kepada pemilik SPBU di Bengkalis dan Bantan," jelasnya.

Zulfan mengaku sudah menyampaikan agar SPBU kompak beroperasi sampai pukul 17.00 atau 18.00 WIB. Namun ini juga tergantung kuota masing-masing SPBU. Kalau kuotanya hanya 5 sampai 10 kiloliter, tentu tidak bisa buka sampai tengah malam.

Ia menegaskan, kedepan Disdagperin Bengkalis akan mengatur jam operasional dan sistem antrean agar tidak menimbulkan kekecewaan masyarakat. Pihaknya juga akan mengundang seluruh pengelola SPBU untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pelayanan.

Terkait dugaan penimbunan BBM oleh pihak tertentu, Zulpan memastikan pihaknya tidak menemukan indikasi tersebut saat melakukan inspeksi mendadak (sidak).

“Tidak ada kami temukan penimbunan BBM. Kalau ada masyarakat yang mengetahui atau menemukan, silakan laporkan kepada kami,” jelasnya.

Sementara itu, kata Zulfan, untuk wilayah daratan Sumatera seperti Mandau, Talang Muandau dan Pinggir serta Pulau Rupat lainnya, pihaknya memastikan kondisi BBM dalam keadaan aman. Hal ini dikarenakan SPBU di wilayah tersebut bersifat konvensional dan dapat melakukan pemesanan BBM kapan saja, ditambah jumlah SPBU yang cukup banyak.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Pembatasan BBM Jenis Pertalite Tak Pengaruhi Antrean SPBU di Pulau Bengkalis

Pembatasan BBM Jenis Pertalite Tak Pengaruhi Antrean SPBU di Pulau Bengkalis

Dua bulan terakhir masyarakat resah dengan berbagai kondisi sulitnya mendapatkan BBM di Bengkalis, isu terbaru, pembatasan Pertalite

Kedua Pelaku Pembawa 2.400 Liter Pertalite Ternyata Sudah Tiga Kali Melakukan Aksinya di Kuansing

Kedua Pelaku Pembawa 2.400 Liter Pertalite Ternyata Sudah Tiga Kali Melakukan Aksinya di Kuansing

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana mengatakan, kedua pelaku pembawa 2.400 liter Pertalite ternyata sudah 3 Kali melakukan sksinya.

Polres Kuansing Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 2.400 Liter Pertalite Disita

Polres Kuansing Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 2.400 Liter Pertalite Disita

Polres Kuansing mengngkap dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di Jalan Rustams Abrus, Sungai Jering, sebanyak 2.400 liter Pertalite disita

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer