
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Dua lansia (lanjut usia) di Desa Batang Duku, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis tewas terpanggang akibat rumahnya diduga dibakar anak bawah umur, Rabu (27/5) dini hari. Setelah dua hari melakukan penyelidikan, Polsek Bukit Batu bersama jajaran Polres Bengkalis berhasil mengungkap kasus ini.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kapolsek Bukit Batu Kompol Al Imran menyampaikan, pihak kepolisian saat ini telah menetapkan satu orang tersangka. Ia menyebutkan, peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 00.20 WIB di sebuah rumah yang berada di Jalan Kampung Baru RT 001 RW 004 Desa Batang Duku.
Rumah milik pasangan lanjut usia tersebut, hangus terbakar dalam waktu singkat karena bangunan didominasi material kayu. Korban diketahui bernama Abdullah (76) dan Sakinah (74). Dalam kejadian tersebut, korban Sakinah meninggal dunia akibat luka bakar serius. Aementara Abdullah sempat dirujuk ke RSUD Siak dengan kondisi luka bakar hampir 90 persen dan tidak sadarkan diri.
Kapolsek Bukit Batu Kompol Al Imran menjelaskan, pengungkapan kasus ini dilakukan setelah Unit Reskrim Polsek Bukit Batu melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi di lokasi kejadian. “Kami berhasil mengamankan satu orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Identitas tersangka masih menggunakan inisial yakni S,” jelas Kompol Al Imran, Kamis (28/5) malam.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aksi pembakaran diduga dilatarbelakangi motif sakit hati terhadap korban pemilik rumah. Tersangka diduga melakukan pembakaran menggunakan bahan mudah terbakar yang disulut dari bagian belakang rumah korban saat situasi tengah sepi.
Selain rumah korban utama, pihak kepolisian juga mendalami keterkaitan tersangka dengan sejumlah peristiwa kebakaran lain yang sebelumnya terjadi di wilayah Desa Batang Duku dan Sungai Selari. Beberapa bangunan yang terbakar di antaranya rumah kayu, rumah semi permanen hingga bangunan sarang burung walet.
Menurut keterangan saksi, api pertama kali terlihat muncul dari bagian belakang rumah sebelum dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan. Warga sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual, namun keterbatasan alat membuat api sulit dikendalikan.
Petugas Damkar Kecamatan Bukit Batu bersama personel Polsek Bukit Batu kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 00.40 WIB dan langsung melakukan pemadaman serta pengamanan area sekitar. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.00 WIB.
“Akibat kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta. Selain itu, peristiwa ini juga menimbulkan trauma mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar,” ujar Kapolsek.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




