
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) -- Mengantisipasi penyakit menular pada hewan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis resmi meluncurkan Bulan Vaksinasi Rabies 2026, yang akan berlangsung selama tiga bulan, mulai Juli hingga September 2026.
Program vaksinasi gratis ini menargetkan sebanyak 2.500 hewan penular rabies (HPR). Seperti anjing, kucing, dan kera sebagai upaya mencegah penyebaran rabies di wilayah Kabupaten Bengkalis.
Sedangkan Kick off Bulan Vaksinasi Rabies dibuka oleh Bupati Bengkalis yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Johansyah Sapri, di halaman Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Bengkalis, Kamis (2/7/2026).
Baca Juga: Nikotin Mempengaruhi Kerja Otak, Ternyata Bisa Tingkatkan Daya Ingat, Ini Hasil Temuan Studi Ilmiah
Johansyah menegaskan, keberhasilan program vaksinasi tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan aktif dari masyarakat, khususnya pemilik hewan peliharaan yang berpotensi menularkan rabies.
"Ya, kita harus mendukung program ini secara optimal. Keberhasilannya tentu membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, terutama masyarakat yang memelihara hewan penular rabies seperti anjing, kucing, kera, maupun hewan lainnya," jelas Johansyah.
Ia menjelaskan, selama Bulan Vaksinasi Anti Rabies, masyarakat dapat memanfaatkan layanan vaksinasi secara gratis di seluruh Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang tersebar di setiap kecamatan. Sementara bagi masyarakat di Pulau Bengkalis, pelayanan dipusatkan di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Bengkalis.
"Kami mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan ini dengan membawa hewan peliharaannya untuk divaksin. Target yang telah ditetapkan tidak akan tercapai tanpa partisipasi masyarakat sebagai pemilik hewan," jelasnya.
Sementara itu, Kepala DTPHP Kabupaten Bengkalis Sufandi, juga mengatakan pada pelaksanaan Bulan Vaksinasi Anti Rabies tahun ini pemerintah menargetkan pemberian 2.500 dosis vaksin kepada hewan penular rabies di seluruh wilayah Kabupaten Bengkalis.
Menurutnya, vaksinasi menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan hewan sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman penyakit rabies.
"Mulai Juli hingga September kami menargetkan sebanyak 2.500 dosis vaksin diberikan kepada hewan penular rabies seperti anjing, kucing, maupun kera. Ini merupakan langkah preventif agar penyebaran rabies dapat dicegah sejak dini," ujar Sufandi.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




