
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Bengkalis terus diperkuat. Tak hanya bergerak ketika api sudah membesar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis mulai memperkuat langkah pencegahan dari sumber persoalan, salah satunya dengan membantu masyarakat membersihkan dan menata lahan tanpa membakar.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Bengkalis Hj Kasmarni saat meninjau langsung kegiatan pembersihan lahan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Kasmarni mendorong agar dukungan alat berat untuk pembersihan lahan masyarakat dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Menurut Kasmarni, program tersebut menyasar masyarakat lokal yang memiliki lahan sekitar 2 hingga 3 hektare. Pemerintah memberikan dukungan alat berat untuk membantu proses pembersihan dan penataan lahan, dengan tetap memperhatikan mekanisme, tata cara, serta ketentuan yang berlaku.
“Ini merupakan program kita untuk membantu masyarakat lokal yang memiliki lahan kurang lebih 2 sampai 3 hektare. Kita bantu dengan alat berat untuk membersihkan lahannya, tentunya dengan mengikuti tata cara dan ketentuan yang berlaku,” ujar Kasmarni.
Bagi Kasmarni, langkah tersebut merupakan bagian penting dari strategi pencegahan Karhutla. Masyarakat diberikan solusi agar dapat membersihkan lahan tanpa harus menggunakan cara pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran dan menimbulkan dampak lebih luas.
Kasmarni menegaskan, penanganan Karhutla tidak boleh hanya berorientasi pada pemadaman setelah kebakaran terjadi. Pencegahan harus dilakukan sejak awal, termasuk menciptakan pilihan yang lebih aman bagi masyarakat dalam mengelola lahannya.
Sebab, ketika api sudah muncul, dampaknya tidak berhenti pada lahan yang terbakar. Asap dapat mengganggu kesehatan, aktivitas pendidikan, transportasi, perekonomian, hingga kehidupan sosial masyarakat.
“Akibat dari kebakaran ini efeknya panjang. Karena itu, ke depan kita harus bersama-sama menangani dan mencegah kebakaran hutan dan lahan. Salah satunya dengan membantu masyarakat membersihkan lahannya,” tegasnya.
Karena itu, Bupati berharap program bantuan alat berat tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi dapat menjadi program yang berkelanjutan. Dengan begitu, semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap solusi pembersihan lahan yang aman, tertib dan sesuai ketentuan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




