
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) -- Polres Bengkalis melakukan pemeriksaan urine terhadap 17 Pejabat Utama (PJU), sebagai bentuk pengawasan internal sekaligus upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berlangsung di Markas Komando (Mako) Polres Bengkalis, Kamis (29/10/2026).
Pemeriksaan urine ini bertujuan untuk mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan narkoba, serta memperkuat komitmen personel Polri dalam menjaga integritas, kedisiplinan, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap 17 pejabat dan personel yang mengikuti kegiatan tersebut, seluruhnya menunjukkan hasil negatif narkoba.
Baca Juga: Bulog Bersama Satgas Pangan Lakukan Monitoring Ketersediaan Beras SPHP di Pasar
"Pelaksanaan pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan internal guna memastikan personel Polri senantiasa mematuhi aturan dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian," ujar Kapolres Bengkalis AKBP Eko Rubiyanto, Jumat (30/10/2026).
Melalui kegiatan itu, Kapolres menegaskan pentingnya pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan internal kepolisian, sehingga seluruh personel dapat menjalankan tugas secara bertanggung jawab, profesional dan berintegritas.
Ke depan katanya, kegiatan pemeriksaan urine ini juga akan dilaksanakan terhadap seluruh Kapolsek jajaran dan seluruh personel Polres Bengkalis. Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen berkelanjutan dalam memperkuat pengawasan internal serta memastikan seluruh personel kepolisian terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
Baca Juga: Hari Kelima Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditindak, Hadirkan Badut Gajah hingga Bagikan Helm Anak
"Pemeriksaan secara menyeluruh ini kita harapkan dapat meningkatkan kedisiplinan, memperkuat integritas, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab bagi setiap personel dalam menjalankan tugas. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud keseriusan Polres Bengkalis dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri," jelasnya.
Dengan hasil pemeriksaan yang seluruhnya negatif, diharapkan komitmen untuk mewujudkan lingkungan kerja Polri yang bersih dari penyalahgunaan narkoba dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui pengawasan serta langkah-langkah pencegahan secara berkelanjutan.
"Kami berkomitmen mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba, dimulai dari lingkungan internal institusi Polri, demi terwujudnya personel yang profesional, berintegritas, dan senantiasa hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegasnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




