
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) -- Sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis terus mematangkan persiapan pembukaan pelayanan khusus penyakit jantung. Layanan tersebut ditargetkan mulai beroperasi paling cepat pada 2027.
Berbagai persiapan kini tengah dilakukan, mulai dari pembangunan fasilitas fisik, peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), hingga pemenuhan peralatan medis khusus untuk mendukung pelayanan pasien dengan gangguan kardiovaskular.
Direktur RSUD Bengkalis melalui Kepala Bidang Pelayanan, Ners Tino Suhendro, mengatakan fasilitas fisik untuk pelayanan jantung telah dibangun menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan.
Baca Juga: Produktivitas Petani Mitra PTPN IV di Lubuk Dalam Siak Kian Gemilang
"Ya, untuk fasilitas fisik khusus jantung, bangunannya sudah ada dari DAK Kementerian. Seiring dengan itu, kita juga sudah mengirim SDM untuk meningkatkan kompetensi pelayanan jantung," jelas Tino, Kamis (5/11).
Ia menyebutkan, peningkatan kompetensi tenaga medis menjadi salah satu prioritas utama sebelum pelayanan tersebut resmi dibuka. Dokter spesialis jantung telah mendapatkan dukungan pembiayaan pendidikan dari kementerian, termasuk mengikuti program peningkatan kompetensi hingga ke Cina.
Tidak hanya dokter spesialis, RSUD Bengkalis juga mempersiapkan tenaga perawat khusus jantung dan radiografer. Sejumlah perawat saat ini sedang menjalani pelatihan intensif selama tiga bulan yang ditargetkan selesai pada Desember 2026.
"Selain dokter, perawat khusus jantung juga kita tingkatkan kompetensinya. Mereka sedang mengikuti pelatihan selama tiga bulan. Begitu juga radiografer, sehingga ketika pelayanan dibuka, SDM kita sudah lebih siap," ujar Tino.
Di sisi lain, persiapan pemenuhan alat kesehatan khusus jantung juga terus dilakukan. Pihak rumah sakit saat ini tengah melakukan pemetaan dan pengaturan distribusi peralatan medis yang dibutuhkan.
Ia berharap, proses tersebut dapat segera dituntaskan sehingga pelatihan penggunaan peralatan medis bisa dilaksanakan pada bulan depan. Dengan demikian, tenaga kesehatan yang telah dipersiapkan dapat memahami pengoperasian peralatan sebelum pelayanan mulai berjalan.
Baca Juga: Marc Hadapi Match Point Pertama di Lusail
Jika seluruh tahapan dapat dipenuhi, kehadiran layanan jantung ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap penanganan penyakit kardiovaskular, termasuk tindakan medis pemasangan ring atau stent jantung.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!



