Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jalan Poros Kembung Luar ke Teluk Lancar Sulit Dilalui Kendaraan Bermotor

Abu Kasim • Rabu, 29 Oktober 2025 | 18:07 WIB
Kondisi jalan poros desa Kembung Luar menuju Desa Teluk Lancar kondisinya memprihatinkan dan sangat sulit dilewati dengan kendaraan roda dua maupun empat.
Kondisi jalan poros desa Kembung Luar menuju Desa Teluk Lancar kondisinya memprihatinkan dan sangat sulit dilewati dengan kendaraan roda dua maupun empat.

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) -- Kondisi jalan poros Desa Kembung Luar menuju Desa Teluk Lancar Kecamatan Bantan kondisinya sangat memprihatinkan. Bahkan sangat sulit dilintasi kendaraan roda dua, apalagi roda empat, hanya bisa berjalan pelan, Rabu (29/10/2025).

Dari pantauan di lapangan, mulai batas akhir jalan aspal di Dusun Limau Manis, Desa Kembung Luar sampai ke perbatasan desa dan menuju Desa Teluk Lancar, terdapat lubuk atau cekurang jalan rusak yang cukup dalam.

"Kalau hujan deras, air hujan yang menggenangi jalan itu mencapai lutut orang dewas. Kalau panas berdebu dan sangat sulit dilewati," ujar Aban, salah seorang warga Desa Kembung Luar, Rabu (29/10/2025).

Ia menyebutkan, kondisi jalan rusak dan buruk ini sudah satu tahun lamanya tak ada perhatian dari pemerintah. Dulu sebelum Pemilu sempat dilakukan base dengan batu kerikil, tapi karena hujan maka kerikil dan tanahnya ikut hanyut dibawa air.

Ia berharap, agar jalan lintas desanya dapat diperbaiki segera. Karena ini urat nadi masyarakat, untuk membawa hasil perkebunan, kelautan dan pertanian.

"Di daerah kami memang banyak pengusaha tambak udang dan juga perkebunan, tapi mereka tak peduli untuk memperbaiki jalan. Baiknya kan ada kepedulian, misal dengan cara iuran membeli tanah timbun," harapnya.

Sedangkan, Salam salah seorang tokoh pemuda setempat juga mengaku sangat kecewa dengan kondisi jalan rusak. Bahkan beberapa waktu lalu sempat dilalukan pemblokiran jalan dengan cara ditutup dengan batang kelapa.

"Itu bentuk kekecewaan masyarakat, tapi tak pernah didengar. Bahkan kami juga sudah datang ke Dinas PUPR Bengkalis agar memperbaiki jalan melalui dana swakelola, tapi tak juga didengarkan," ucapnya.

Saat ini kata Salam, masyarakat sudah pasrah dengan kondisi jalan buruk dan susah dilewati. Karena mengadu kemanapun tak didengar jeritan masyarakat. Maka masyarakat mengadu ke Presiden Prabowo Subianto agar jalan di daerah perbatasan NKRI ini diperbaiki melalui dana APBN.

"Malu kami Pak Prabowo. Jalan kami buruk tak ada yang mau datang ke kampung kami," ucapnya.

Sedangkan Sekdes Kembung Luar Faizan yang dikonfrimasi terkait jalan rusak tersebut, menjawab untuk memperbaikinya tak ada kewenangan desa, karena jalan itu jalan poros kecamatan. "Kalau usulan sudah banyak disampaikan. Bahkan kami sudah datang ke PUPR Bengkalis untuk meminta dana swakelola agar jalan tersebut ditimbun dengan tanah base atau sirtu," ujarnya.

Tapi menurutnya, usulan itu tak didengar. Karena pemerintah desa adalah kelas yang paling bawah dan tak mampu mengambil kebijakan maupun keputusan. "Kami berharap sesuai janji dinas PUPR Bengkalis akan menimbun jalan tersebut agar segera direalisasikan. Karena masyarakat kesulitan melintasi desa kami maupun menuju desa tetangga," ucapnya.

Sedangkan Kepala Desa Teluk Lancar, Ismail juga menyampaikan rasa prihatin terhadap nasib jalan poros yang setiap hari dilewatinya. Apalagi tidak ada jalan alternatif menuju desa maupun keluar dari desa kecuali jalan satu-satunya adalah jalan poros utama desa.

"Kami mengharapkan jalan rusak dan berlobang segera ditimbun. Kami sangat berat untuk memajukan desa kami, khususnya sektor pariwisata yang baru saja dikembangkan, yakni pantai yang paling banyak kerang kepahnya," ucapnya.

Sedangkan terhadap rencana pembangunan jalan poros tersebut, ketika dikonfrimasikan kepada Kadis PUPR Bengkalis Ardiansyah melalui telepon genggamnya tidak aktif. Demikian juga dengan pesan singkat WhatsApp-nya juga tidak dibalas.

Editor : Rinaldi
#jalan rusak #kabupaten bengkalis #jalan poros