BENGKALIS (RIAUPOS.CO) -- Selama arus balik, khususnya sejak H+3 sampai H+4 hari raya Idulfitri 1447 Hijriyah di Roro Air Putih Bengkalis didominasi oleh antrean sepeda motor, yang sampai membludak ke pintu gerbang masuk dermaga.
Ratusan kendaraan roda dua memadati Pelabuhan Roro Air Putih, hingga meluber ke luar jalur antrean pada H+4, Rabu (25/3/2026). Antrean sepeda motor sudah mengular sejak pagi hari dan masih terus terjadi sampai siang.
Mayoritas pengguna jasa penyeberangan merupakan warga yang sebelumnya, merayakan Idulfitri di Bengkalis dan kini kembali ke daerah asal seperti Dumai, Siak, Pekanbaru, Rokan hilir hingga Pelalawan.
Yanto, salah seorang warga asal Rokan Hilir mengaku, telah mengantre sejak pagi bersama keluarganya sebanyak 6 sepeda motor. Namun sampai siang belum juga bisa menyeberang, disebabkan banyak yang ikut mengantre.
"Ya, kami sudah mengantre dari pukul 08.30 WIB, sampai pukul 11.30WIB belum juga berangkat. Tapi ini sudah biasa saat arus balik hari raya seperti ini," jelasnya, Rabu (25/3/2206).
Kondisi cuaca panas yang menyelimuti area pelabuhan, turut membuat para pengendara merasa gerah, terutama saat menunggu giliran masuk ke dalam tenda yang telah disediakan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis.
Di lapangan, petugas gabungan dari kepolisian, Basarnas, BPBD, Damkar, dan Satpol PP terus berjaga untuk mengatur arus keluar-masuk kendaraan roda dua. Upaya ini dilakukan guna mencegah terjadinya penumpukan dan aksi saling terobos antrean.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Bidang Pelayaran, Edi Kurniawan, menyampaikan bahwa lonjakan antrean memang didominasi kendaraan roda dua.
"Pada H+4 ini terjadi peningkatan signifikan pada kendaraan roda dua, berbeda dengan roda empat yang sudah terjadwal melalui sistem booking tiket," ujar Edi.
Untuk mengurai kepadatan, pihaknya telah menyiapkan kapal tambahan yang standby. Karena sesuai rencana sebelumnya dari lima kapal yang ada dan 1 di stanby kan. Jika mengalami kenaikan arus penumpang, maka semua kapal dikerahkan untuk melayani penyeberangan.
"Kami menurunkan kapal cadangan seperti yang dilakukan pada H+2 kemarin. Hari ini, sekitar pukul 13.00 WIB, kapal Permata Lestari 3 juga kami minta masuk lintasan untuk membantu mengangkut sepeda motor," jelasnya.
Edi berharap, langkah tersebut dapat mempercepat proses penyeberangan dan mengurangi panjangnya antrean. Ia juga menegaskan bahwa ke depan pihaknya akan melakukan evaluasi agar antrean kendaraan roda dua tidak mengantre panjang seperti kenderaan roda 4, terutama saat puncak arus balik Idulfitri.
"Ke depan akan kami carikan solusi agar antrean roda dua bisa lebih tertata dan tidak terlalu panjang," ujarnya.
Diperkirakan, kondisi saat ini merupakan puncak arus balik Idulfitri. Mengingat sebagian besar pengguna jasa adalah pegawai negeri sipil yang akan kembali bekerja.
Editor : Rinaldi