Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasang Keling, Jalan dan Pasar di Kota Dumai Terendam

S
Penulis: Syahri Ramlan❯
Jalan Pulau Payung yang berada di depan Pasar Tradisional Bunda Sri Mersing terendam air akibat pengaruh pasang keling di Kota Dumai, Jumat (23/8/2024).
Jalan Pulau Payung yang berada di depan Pasar Tradisional Bunda Sri Mersing terendam air akibat pengaruh pasang keling di Kota Dumai, Jumat (23/8/2024).

DUMAI (RIAUPOS.CO) - Pasang air laut atau pasang keling di Kota Dumai sudah memasuki hari kelima, Jumat (23/8). Akibatnya, debit air sungai-sungai di Dumai ikut naik yang berdampak daerah aliran sungai (DAS) dataran rendah menjadi terendam.


Advertisement

Pantauan Riau Pos di lapangan, pasang air laut telah menggenangi sejumlah jalan-jalan protokol di wilayah Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota. Termasuk beberapa fasilitas lainnya yang berada di Kelurahan Bukit Datuk, Kelurahan Ratu Sima, Kelurahan Simpang Tetap Dahrul Ichsan, Kelurahan Rimba Sekampung, Kelurahan Dumai Kota, Kelurahan Laksamana, Kelurahan Pangkalan Sesai, Kelurahan Purnama, Kelurahan Sukajadi dan Kelurahan Bumi Ayu juga turut terendam.

Bahkan, Jalan Pulau Payung yang menjadi akses ke Pasar Tradisional Bunda Sri Mersing sebagian juga terendam. Termasuk akses jalan masuk dari belakang pasar tradisional Bunda Sri Mersing seperti Jalan Anggur di Kelurahan Rimba Sekampung juga turut terendam. 

”Pasar sedang becek. Dan jalan masuknya sedang terendam,” kata Nuraini (40) warga Jalan Langsat yang baru saja selesai berbelanja di pasar tradisional Bunda Sri Mersing.

Advertisement

Di sisi lainnya, akses jalan yang terendam banjir ini, setidaknya telah membuat sejumlah pedagang khususnya yang menggelar barang dagangannya di kaki lima menemukan kesulitan untuk berjualan. ”Lapak pindah, Pak. Soalnya sedang basah terendam banjir,” kata Umi (55), salah seorang pedagang kaki lima Pasar Tradisional Bunda Sri Mersing.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Dumai H Fridarson yang dihubungi Riau Pos, Jumat (23/8) tidak menafikan tentang kondisi pasar tradisional Bunda Sri Mersing terendam akibat pasang keling tersebut. ”Memang kondisi pasar tradisional Bunda Sri Mersing sedikit terendam,” kata Fridarson.

Langkah-langkah yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan Kota Dumai, lanjut Fridarson, yakni segera melakukan pembersihan terhadap drainase yang ada sekitar pasar tradisional Bunda Sri Mersing. ”Saat ini, pembersihan drainase sedang dilakukan,” kata Fridarson.

Advertisement

Selain itu, Jalan Ahmad Yani atau sebelumnya bernama Jalan Tega Lega dan Jalan Sultan Hasanuddin persisnya yang berada di perempatan simpang empat, kondisinya juga terendam banjir. Sehingga, sejumlah kendaraan yang melintas baik roda dua maupun empat lainnya dilakukan secara ekstra hati-hati.(yls)

Silakan simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu dengan mengakses Riau Pos WhatsApp Channel

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Unri dan PT Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Keterampilan Digital Masyarakat Dumai

Unri dan PT Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Keterampilan Digital Masyarakat Dumai

Universitas Riau (UNRI) bersama Project R&P Sumatera PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat pemberdayaan masyarakat pesisir

Antisipasi Banjir, Tim Peneliti Pasang Smart River Node di Sungai Dumai

Antisipasi Banjir, Tim Peneliti Pasang Smart River Node di Sungai Dumai

Tim peneliti memasang Smart River Node berbasis IoT di Sungai Dumai untuk pemantauan dan peringatan dini potensi banjir.

Dorong UMKM Dumai Naik Kelas, Kemenkum Riau Sosialisasi Perseroan Perorangan

Dorong UMKM Dumai Naik Kelas, Kemenkum Riau Sosialisasi Perseroan Perorangan

Kanwil Kemenkum Riau terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat legalitas dan mengembangkan usahanya

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer