BBG Cuma Rp 3.100 per Liter, Pemerintah Harus Tegas Mengajak

Ekonomi-Bisnis | Senin, 02 Desember 2019 - 17:06 WIB

BBG Cuma Rp 3.100 per Liter, Pemerintah Harus Tegas Mengajak
Petugas melakukan pengecekan bus Transjakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JAKARTA(RIAUPOS.CO)– Harga yang ditawarkan untuk pembelian bahan bakar gas (BBG) lebih murah jika dibandingkan bahan bakar minyak (BBM). Seluruh angkutan umum pun diharapkan bisa beralih ke penggunaan BBG.

Pengemudi TransJakarta (TJ), Fernando mengaku senang dapat memberikan pengaruh terhadap penurunan tingkat polusi yang ada di kawasan sekitaran DKI Jakarta. Dia pun menyarankan penggunaan BBG dapat diikuti oleh angkutan umum yang lain, seperti angkot dan kopaja.

“Kalo bisa sih (pakai BBG), polusi, tahu sendiri kan Jakarta polusinya di mana-mana. Kalau dulu bajaj yang orange asapnya di mana-mana, sekarang pake BBG agak bersihan lah,” terangnya kepada JawaPos.com di kawasan Larangan, Banten, Senin (2/12).

Bahkan, harga BBG kurang dari Rp 5.000 per liter. Maka dari itu, pemakaian gas ini diharapkan bisa dimanfaatkan seluruh angkutan umum lainnya.

“BBG itu lebih murah daripada bahan bakar bensin (solar), cuma Rp 3.100, tapi juga pasti dari pemerintahnya harus tegas untuk ngatur (mengajak menggunakan BBG),” tambahnya.

Hal senada dikatakan pengemudi TJ lainnya, Rahmat. Menurutnya, apabila BBG bisa digunakan oleh kendaraan umum yang lain, tentunya kadar polusi udara akan berkurang. Pasalnya, penggunaan BBM dirasa tidak ramah terhadap lingkungan.

“Harusnya ya (angkutan umum pakai BBG), kan enakan pake BBG juga, lebih enteng tarikannya, lebih murah juga kan, cuma Rp 3.100,” kata dia.

Editor :Deslina
Sumber: Jawapos.com






youtube riaupos


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU



Sharp Pekanbaru PSBB

UIR PMB Berbasis Rapor


EPAPER RIAU POS  2020-07-12.jpg

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com