EKONOMI-BISNIS

Digital Banking Bank BJB Tumbuh Pesat di Tengah Pandemi Covid-19

Ekonomi-Bisnis | Kamis, 24 Juni 2021 - 20:16 WIB

Digital Banking Bank BJB Tumbuh Pesat di Tengah Pandemi Covid-19
Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi memaparkan perkembangan transaksi digital banking Bank BJB dalam talkshow Money Talks Power Lunch: Digitalisasi BPD di CNBC Indonesia, Kamis (24/6/2021). (BJB FOR FOR RIAU POS.CO)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Di masa pandemi Covid-19 saat ini pengembangan layanan perbankan digital atau digital banking adalah hal yang harus diprioritaskan. Pertemuan tatap muka hingga transaksi perbankan konvesional dipaksa untuk bertransformasi ke arah digital demi kemanan.

Di Indonesia, pandemi memicu pertumbuhan pesat penggunaan transaksi digital di kalangan masyarakat. Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi uang elektronik pada Mei 2021 mencapai Rp23,7 triliun, atau meningkat 57,38 persen year-on-year.

Perkembangan transaksi digital banking ini telah disambut Bank BJB bahkan sebelum pandemi muncul. Berbagai inovasi dalam bertransaksi telah disiapkan, dan berhasil memetik buah manisnya terutama pada setahun belakangan.

Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi mengatakan, pada 2020, Bank BJB berhasil memperoleh berbagai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun BI dalam hal sistem pembayaran digital. Platform digital yang dikembangkan Bank BJB telah di-approve dan terbukti lolos sejumlah tes yang diperlukan.

"Pada saat yang bersamaan, terjadilah pandemi. Jadi dalam periode shifting transaksi perbankan konvensional menuju digital tersebut, Bank BJB memperoleh berkah karena berhasil tumbuh dengan pesat di Jawa Barat dan Banten," ungkap Yuddy dalam talkshow Money Talks Power Lunch : Digitalisasi BPD di CNBC Indonesia, Kamis (24/6/2021).

Yuddy memaparkan, aplikasi mobile banking Bank BJB, yakni BJB Digi, berhasil tumbuh signifikan pada periode Desember 2020–pertengahan Juni 2021 dalam kurun waktu kurang dari enam bulan saja, pertumbuhan BJB Digi tercatat mencapai 117,4 persen.

Bank BJB saat ini juga telah mengadopsi sistem pembayaran berbasis QRIS, yakni QR Code Indonesian Standard sebagai moda transaksi digital yang mudah dan praktis. Jumlah merchant yang tergabung dalam sistem pembayaran QRIS Bank BJB juga melesat selama pandemi.

"Ekosistem QRIS merchant kami tumbuh eksponensial, meningkat hampir 20 kali lipat dari Desember 2020. Hingga pertengahan Juni 2021," ungkap Yuddy. Selain itu, fee based income dari transaksi e-channel Bank BJB juga tumbuh hingga 54,25 persen year on year.

Yuddy mengatakan, Bank BJB memiliki kesempatan luas untuk terus mengembangkan produk digital banking. Terlebih karena ekosistem yang dimiliki di Jawa Barat dan Banten memiliki potensi tinggi untuk dioptimalkan, mengingat sekitar 1/5 penduduk Indonesia berada di dua wilayah tersebut.

"Tahun 2021 ini menjadi tahun dimana kami berupaya memberikan kemudahan-kemudahan pada para nasabah setelah kami melakukan transformasi di awal 2020 dengan kemunculan berbagai platform. Arah Bank BJB untuk memperkuat ekosistem digital di Jabar sudah on the track. Mudah-mudahan (transaksi digital) bisa terus menjadi secondary backbone dalam penerimaan fee-based income kami," ungkapnya.

Dia mengatakan, hal yang menjadi tantangan dalam mewujudkan masyarakat cashless dan melek transaksi digitala adalah literasi dan edukasi Masyarakat harus terus diyakinkan bawa transaksi melalui QRIS adalah hal yang aman.

"Literasi apsek security ini harus terus kita lakukan pada masyarakat, bahwa QRIS adalah alat pembayaran yang aman," ungkap Yuddy.

Seiring dengan perkembangan zaman dan hadirnya perusahaan jasa keuangan berbasis teknologi (Fintech) serta akses dan literasi masyarakat terhadap berbagai layanan berbasis internet atau digital terus berkembang yang berdampak pada dunia perbankan, dimana minat masyarakat untuk dapat mengakses produk dan layanan perbankan secara digital juga semakin meningkat.

Oleh karena itu, Bank BJB terus memperluas layanan digitalnya sebagai bentuk komitmen pelayanan masyarakat. Salah satunya yang terbaru adalah melalui kehadiran BJB Layanan Akses Kredit UMKM atau BJB LAKU.

BJB LAKU merupakan aplikasi yang berfungsi mempermudah calon nasabah untuk mendapat akses pembiayaan dari seluruh Segmen Kredit UMKM bank bjb. Program ini diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama para pelaku UMKM yang tengah membutuhkan akses pembiayaan kredit. BJB LAKU dapat berperan meningkatkan kapasitas usaha para pelaku UMKM.

Laporan: Denni Andrian

Baca Juga :Diskes Tingkatkan Sosialisasi Prokes dan Pemberian Vitamin ke Warga

Editor: Arif/EGP

 


Bank BJB

Pemkab Rokan Hulu




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook



TERBARU


EPAPER RIAU POS  28-jul.jpg



riau pos PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com