SMARTPHONE

9 Juta Perangkat Android Terinfeksi Malware

Ekonomi-Bisnis | Minggu, 28 November 2021 - 15:02 WIB

9 Juta Perangkat Android Terinfeksi Malware
ILUSTRASI (INTERNET)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Smartphone Android menjadi salah satu perangkat yang paling banyak digunakan di dunia saat ini. Bersanding dengan Android, ada smartphone dengan sistem operasi (OS) lainnya yakni iOS dari Apple yang juga cukup mendominasi.

Untuk iOS dari Apple, banyak pihak meyakini bahwa dukungan OS tersebut lebih aman buat perangkat yang memakainya. Hal ini tak lepas dari ketatnya aturan dan eksklusivitas toko aplikasi mereka yang tidak bisa sembarang dimasuki para pengembang aplikasi.


Hal ini berbeda dengan Android yang cenderung “bebas”, membuat OS bikinan Google ini menjadi lebih tidak aman jika dibandingkan dengan iOS dari Apple. Soal OS Android yang kurang aman baru-baru ini juga dilaporkan bahwa setidaknya ada 9,3 juta perangkat Android yang telah terinfeksi oleh malware kelas baru yang menyamar sebagai game dengan berbagai genre.

Selain itu, dilaporkan juga bahwa AppGallery (toko aplikasi) yang dikembangkan Huawei disebut mencuri informasi perangkat dan nomor ponsel korban. Temuan inj diungkapkan oleh peneliti dari Doctor Web, yang mengklasifikasikan trojan sebagai “Android.Cynos.7.origin,” karena fakta bahwa malware tersebut adalah versi modifikasi dari malware Cynos.

Dari total 190 game nakal yang diidentifikasi, beberapa dirancang untuk menargetkan pengguna berbahasa Rusia, sementara yang lain ditujukan untuk audiens Tiongkok atau internasional.

Setelah diinstal, aplikasi meminta izin kepada korban untuk melakukan dan mengelola panggilan telepon, menggunakan akses untuk mengumpulkan nomor telepon mereka bersama dengan informasi perangkat lain seperti geolokasi, parameter jaringan seluler, dan metadata sistem.

“Sekilas, kebocoran (data) berupa nomor ponsel mungkin tampak seperti masalah yang signifikan. Namun pada kenyataannya, hal itu dapat sangat merugikan pengguna, terutama mengingat fakta bahwa anak-anak adalah target utama dari game tersebut,” kata peneliti Doctor Web dilansir daru TheHackerNews.

Bank BJB

Sementara aplikasi yang mengandung malware telah dihapus dari toko aplikasi, pengguna yang telah menginstal aplikasi di perangkat mereka harus menghapusnya secara manual untuk mencegah eksploitasi lebih lanjut.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook



PPDB THAWALIB 2022

TERBARU


EPAPER RIAU POS  2022-01-17.jpg


OPINI

Atan Sengat 2022-01-04 08:46:19
Chaidir (Tokoh Masyarakat) Welcome Home Irjen Iqbal 04 Januari 2022



riau pos PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com