Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berbeda dengan Pulsa Seluler, Begini Cara Hitung Token Listrik Prabayar

R
Penulis: Redaksi❯

Ilustrasi petugas PLN ketika memastikan instalasi listrik prabayar pelanggan berjalan dengan baik. Layanan prabayar memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mengatur pemakaian listrik sejak awal.
Ilustrasi petugas PLN ketika memastikan instalasi listrik prabayar pelanggan berjalan dengan baik. Layanan prabayar memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mengatur pemakaian listrik sejak awal.


JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Token listrik prabayar sering dianggap sama dengan pulsa seluler, padahal mekanisme penggunaannya berbeda. Jika pulsa seluler berupa saldo yang bisa dipakai untuk layanan internet, menelepon atau pesan teks, sedangkan token listrik adalah jatah energi yang akan berkurang seiring penggunaan listrik di rumah.

Pada sistem listrik prabayar, pelanggan membeli energi listrik di awal dalam bentuk kilowatt hour (kWh) dan bukan saldo rupiah. Setiap kali listrik digunakan, jumlah kWh yang ada pada meteran akan terus berkurang sampai akhirnya habis dan perlu diisi ulang.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) Gregorius Adi Trianto menjelaskan,  sistem ini dibuat agar pelanggan bisa mengetahui dan mengendalikan pemakaian listriknya sejak awal.

“Pada sistem prabayar, pelanggan membeli alokasi energi listrik dalam jumlah tertentu. Alokasi ini digunakan oleh seluruh peralatan listrik di rumah dan akan berkurang seiring pemakaian. Karena itu, total energi tersedia dalam satuan kilowatt hour (kWh),” ujar Gregorius.

Dalam penggunaannya, listrik tidak bisa dipisahkan berdasarkan fungsi atau alat. Yang artinya, semua peralatan menggunakan sumber listrik yang sama, sehingga pengurangannya dihitung dari total energi yang dipakai.


Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

PTPN IV Regional III Kucurkan Rp3,6 Miliar CSR sepanjang Semester Pertama 2026

PTPN IV Regional III Kucurkan Rp3,6 Miliar CSR sepanjang Semester Pertama 2026

PTPN IV Regional III menyalurkan CSR Rp3,65 miliar sepanjang semester I 2026 untuk pendidikan, sosial, ekonomi, lingkungan, dan tata kelola

Perusahaan Didorong Bentuk Forum TJSL

Perusahaan Didorong Bentuk Forum TJSL

DPRD Rohil mendorong pembentukan Forum TJSL untuk memperkuat pengelolaan dan pengawasan program CSR perusahaan.

Pemkab Rokan Hulu Apresiasi PTPN IV Regional III Perkuat Penanganan Sampah

Pemkab Rokan Hulu Apresiasi PTPN IV Regional III Perkuat Penanganan Sampah

Pemkab Rokan Hulu apresiasi PTPN IV Regional III bantu penanganan sampah lewat TJSL dengan 200 tempat sampah baru

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer