Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Naik Rp165 Ribu, Emas Antam Capai Rp3,1 Juta per Gram

T
Penulis: Tim Redaksi❯

Penjual emas melayani konsumen yang membeli emas di Galeri 24 Jalan Sudirman Pekanbaru, beberapa waktu lalu. Harga emas Antam naik menjadi Rp3.168.000 per gram.
Penjual emas melayani konsumen yang membeli emas di Galeri 24 Jalan Sudirman Pekanbaru, beberapa waktu lalu. Harga emas Antam naik menjadi Rp3.168.000 per gram.


JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Harga emas Antam kembali naik. Pada perdagangan, Kamis (29/1), emas Antam naik sebesar Rp165.000 per gram menjadi Rp3.168.000 per gram. Harga yang melonjak juga berlaku untuk penjualan kembali atau buyback sebesar Rp135.000 menjadi Rp2.989.000 per gram.

Harga emas dan logam mulia diproyeksikan melanjutkan tren kenaikan sepanjang 2026. Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, harga emas dunia sempat menyentuh level tertinggi di kisaran 5.598 dolar AS per troy ounce.

Capaian tersebut mendorong revisi proyeksi harga emas dunia sepanjang 2026 menjadi 6.500 dolar AS per troy ounce, dari sebelumnya 5.500 dolar AS. “Awalnya saya perkirakan di kuartal pertama tembus 5.000 dolar AS dan sepanjang 2026 di 5.500 dolar AS. Namun, dengan pergerakan terakhir, saya revisi targetnya menjadi 6.500 dolar AS,” kata Ibrahim, kemarin (29/1).

Sejalan dengan itu, harga logam mulia di dalam negeri juga diperkirakan ikut melonjak. Jika sebelumnya diproyeksikan berada di kisaran Rp3,5 juta per gram, kini direvisi menjadi Rp4,2 juta per gram pada 2026. Saat ini, harga logam mulia di Pegadaian tercatat di kisaran Rp3,3 juta per gram.

Ibrahim menjelaskan, lonjakan harga emas dipicu oleh kombinasi faktor eksternal dan internal. Dari sisi global, konflik geopolitik yang terus meluas di Timur Tengah, Eropa Timur, Asia Timur, hingga Amerika Latin menjadi pendorong utama penguatan emas sebagai aset lindung nilai (safe haven).

Ketegangan antara Rusia dan Ukraina yang belum menunjukkan tanda perdamaian, konflik Iran–Israel, serta potensi eskalasi di kawasan Asia Timur dinilai meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap stabilitas global. “Jika konflik semakin meluas, harga minyak dan komoditas energi berpotensi melonjak, memicu inflasi global. Kondisi ini sangat mendukung kenaikan harga emas,” tambahnya.


Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,579 Juta per Gram

Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,579 Juta per Gram

Harga emas Antam stagnan di Rp2.579.000 per gram pada Senin (26/10), sementara emas UBS dan Galeri24 menawarkan harga berbeda.

Harga Emas Antam Naik Rp6.000

Harga Emas Antam Naik Rp6.000

Harga emas Antam di Pegadaian naik Rp6.000 menjadi Rp2,637 juta per gram pada Kamis, 17 September 2026

Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2.642.000 per Gram

Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2.642.000 per Gram

Harga emas Antam naik Rp3.000 menjadi Rp2.642.000 per gram di Pegadaian pada Senin (14/9).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer