Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BI Perkuat Sinergisitas Ekonomi Syariah di Riau

G
Penulis: Gema Setara❯

Kepala Perwakilan BI Riau Panji Achmad saat menyampaikan sambutan saat Kick Off Riau Sharia Week 2026 di Pekanbaru, baru-baru ini.
Kepala Perwakilan BI Riau Panji Achmad saat menyampaikan sambutan saat Kick Off Riau Sharia Week 2026 di Pekanbaru, baru-baru ini.


Advertisement

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Bertempat di Pondok Pesantren Baitul Quran, Rumbai, Pekanbaru Bank Indonesia Provinsi Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau, Komite Daerah Ekonomi dan keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Riau, Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Riau, serta berbagai stakeholders terkait lainnya telah melaksanakan Kick Off Riau Sharia Week (RSW) 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah awal rangkaian Riau Sharia Week 2026 sebagai bagian dari pre-event menuju Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026.

Riau Sharia Week 2026 mengusung tema “Sinergisitas Akselerasi Ekonomi Syariah untuk Penguatan Halal-Lifestyle yang Berkelanjutan (Senapelan)” sebagai komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang produktif, inklusif, dan berdaya saing di Provinsi Riau.

Advertisement

Kick Off Riau Sharia Week 2026 dihadiri Kepala Perwakilan BI Riau Panji Achmad, Plt Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Dr Ronny Bowo Laksono MT, Deputi Kepala OJK Provinsi Riau, Elvira Azwan, serta para undangan lainnya yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, lembaga keuangan syariah, industri halal, serta akademisi.

Panji mengatakan, Bank Indonesia secara konsisten memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sebagai salah satu pilar strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.


“Ekonomi syariah tidak hanya mencerminkan karakteristik sosial masyarakat di Indonesia, namun juga menjadi sumber pertumbuhan baru yang mampu mendorong aktivitas ekonomi yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan prinsip pembiayaan yang erat dengan sektor riil, serta menjunjung nilai keadilan dan stabilitas, ekosistem syariah berperan penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah, memperluas inklusi keuangan, serta meningkatkan daya saing industri baik di tingkat nasional maupun global,” paparnya.

Advertisement

Plt Kepala Dinas DPTPH Provinsi Riau Dr Ronny Bowo Laksono juga menyampaikan, Riau dengan segala potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, serta dukungan kelembagaan yang ada, memiliki peluang besar untuk mendorong perkembangan ekonomi syariah secara lebih pesat.

“Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antar seluruh pemangku kepentingan agar ekonomi syariah tidak hanya berkembang sebagai konsep, tetapi juga terimplementasi secara nyata dalam aktivitas ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Pelaksanaan Riau Sharia Week dilakukan secara rutin menjadi agenda tahunan untuk menjadi sarana kolaborasi untuk mengintegrasikan edukasi, kompetisi, dan promosi industri halal melalui satu rangkaian kegiatan terpadu, yaitu Sharia Forum, Sharia Competition dan Sharia Fair.

Sebagai bagian dari Kick Off Riau Sharia Week 2026, turut dilaksanakan kegiatan Panen Bersama Komoditas Cabai Merah di Green House Pondok Pesantren Baitul Qur’an. Green House tersebut merupakan implementasi program Integrated Farming with Technology Information and Society yang telah diterapkan sejak tahun 2025 dalam rangka mendorong kemandirian ekonomi pondok pesantren dan juga sejalan dengan upaya pengendalian inflasi daerah melalui penguatan ketahanan pangan dan pengendalian volatilitas harga komoditas strategis khususnya cabai merah

Melalui penerapan tek­nologi pertanian tepat guna dan keterlibatan aktif pondok pesantren, program ini diharapkan mampu mendukung ketersediaan pasokan, menjaga stabilitas harga, serta meningkatkan kapasitas ekonomi pesantren sebagai bagian dari ekosistem syariah yang produktif.

Melalui kegiatan Se­napelan ini, diharapkan akselerasi ekonomi syariah di Riau dapat semakin memperkuat Halal Lifestyle, mendorong kemandirian ekonomi umat, serta mendukung stabilitas dan ketahanan ekonomi di Provinsi Riau.(gem)

Advertisement
Editor : Arif Oktafian
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

BI Siapkan Intervensi Berlapis Jaga Rupiah

BI Siapkan Intervensi Berlapis Jaga Rupiah

Bank Indonesia menyiapkan intervensi berlapis untuk menjaga stabilitas rupiah yang melemah hingga Rp18.140 per dolar AS.

Risiko AI Meningkat, BI Perkuat Keamanan Sistem Keuangan Digital

Risiko AI Meningkat, BI Perkuat Keamanan Sistem Keuangan Digital

BI memperkuat keamanan sistem keuangan digital seiring meningkatnya risiko siber, penyalahgunaan data, fraud, dan scam akibat adopsi AI.

Penjualan Ritel Juni 2026 Masih Terkontraksi

Penjualan Ritel Juni 2026 Masih Terkontraksi

Penjualan ritel Indonesia Juni 2026 masih terkontraksi 3 persen secara tahunan, meski membaik dari Mei. Secara bulanan, penjualan tumbuh 0,7

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer