Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Transaksi Digital Bergeser ke Dini Hari selama Ramadan

j
Penulis: jpg❯

ILUSTRASI TRANSAKSI PENGGUNAAN APLIKASI E-WALLET SAAT RAMADHAN
ILUSTRASI TRANSAKSI PENGGUNAAN APLIKASI E-WALLET SAAT RAMADHAN


Advertisement

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ramadan tidak hanya mengubah pola makan dan waktu istirahat masyarakat, tetapi juga memengaruhi kebiasaan bertransaksi secara digital. Aktivitas pembayaran dan belanja daring kini semakin banyak terjadi pada malam hari hingga menjelang sahur.

Data yang dihimpun oleh OVO menunjukkan adanya lonjakan transaksi pada rentang waktu pukul 03.00 hingga 05.00 selama Ramadan. Volume transaksi pada jam tersebut tercatat meningkat hingga 79 persen dibandingkan periode di luar Ramadan.

Peningkatan ini menunjukkan bahwa waktu sahur kini tidak hanya dimanfaatkan untuk makan sebelum berpuasa, tetapi juga menjadi waktu aktif bagi masyarakat untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan digital, mulai dari belanja daring hingga membayar tagihan.

Advertisement

Chief Operating Officer OVO Eddie Martono mengatakan, perubahan pola aktivitas tersebut memperlihatkan bagaimana masyarakat menyesuaikan ritme keseharian selama Ramadan.

”Waktu sahur kini tidak hanya dimanfaatkan untuk bersantap, tetapi juga untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan digital seperti pembayaran tagihan atau pembelian pulsa,” ujar Eddie dalam keterangannya.

Belanja Online dan Pembayaran Tagihan Meningkat

Advertisement

Secara keseluruhan, aktivitas transaksi digital pada waktu sahur tercatat meningkat sekitar 76 persen. Lonjakan ini terutama didorong oleh aktivitas belanja melalui e-commerce yang meningkat hingga dua kali lipat.

Selain itu, pembelian pulsa dan pembayaran berbagai tagihan rutin juga mengalami peningkatan lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode normal di luar Ramadan.(jpg)

Advertisement
Editor : Arif Oktafian
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement
Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer