
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PTPN IV PalmCo menegaskan, program kemitraan yang berjalan dengan ribuan petani di Rokan Hulu, Riau, tidak hanya memenuhi ketentuan regulasi pemerintah akan kewajiban plasma 20 persen, namun telah melampauinya hingga mencapai 77 persen.
Program kemitraan yang berjalan secara inklusif dan berkelanjutan tersebut juga telah meningkatkan kesejahteraan petani dengan produktivitas sawit di atas rata-rata nasional.
Region Head PTPN IV PalmCo Regional III Bambang Budi Santoso, dalam keterangannya di Pekanbaru, Rabu (8/4) menyampaikan, sejak berdiri, perusahaan milik negara itu adalah untuk tumbuh dan berkembang bersama petani.
“Dan itu adalah khittah PTPN. Sejak awal kami menegaskan bahwa keberadaan PTPN IV tidak hanya menjalankan kewajiban regulasi, tetapi memastikan memberikan manfaat positif bagi masyarakat sekitar,” kata dia.
Ia mengatakan, hingga saat ini, PTPN IV PalmCo mencatat lebih dari 2.500 petani sawit di Rokan Hulu telah menjadi mitra aktif perusahaan. Para petani tersebut tergabung dalam sedikitnya tujuh kelembagaan pekebun yang dibina secara berkelanjutan.
Total luasan areal kemitraan yang dikelola bersama masyarakat telah mencapai lebih dari 15.000 hektare, dari total HGU seluas 19.000 Ha. Angka tersebut tidak hanya memenuhi, tetapi melampaui kewajiban minimal 20 persen dari total areal yang diusahakan perusahaan di wilayah tersebut dengan capaian 77 persen.
“Niat kami sederhana, kami hadir dan berkembang di Rokan Hulu, adalah untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Termasuk, kami menerapkan pola single management untuk memperkuat produktivitas para petani mitra,” jelas Bambang.
Baca Juga: Serahkan Santunan Rp1,9 Miliar ke Ahli Waris
Melalui pola pengelolaan terpadu atau single management yang mencakup seluruh siklus budidaya, mulai dari peremajaan, pemeliharaan hingga panen, para petani mitra berhasil meningkatkan produktivitas kebun plasma hingga setara dengan kebun inti perusahaan.
“Jadi kalau ada petani sawit mitra kami di Rokan Hulu yang berbicara produktivitas 25 ton, itu bukan hal baru bagi kami. Bahkan, dengan generasi tanaman baru, produktivitas saudara-saudara kami di Rokan Hulu bisa melampaui kami,” urainya.
Lebih jauh, dengan program kemitraan ini, kata Bambang, juga membuka peluang ekonomi baru, di mana masyarakat tidak hanya berperan sebagai pekebun, tetapi juga terlibat sebagai mitra kerja dalam kegiatan operasional perusahaan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




