Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Melalui Peternakan Sapi

T
Penulis: Tim Redaksi❯
Operation Head PTPN IV Regional III Sori Pardomuan Ritonga foto bersama usai menyerahkan bantuan 18 ekor sapi, beberapa waktu lalu. (Humas PTPN IV Regional III)
Operation Head PTPN IV Regional III Sori Pardomuan Ritonga foto bersama usai menyerahkan bantuan 18 ekor sapi, beberapa waktu lalu. (Humas PTPN IV Regional III)

Advertisement

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PTPN IV Regional III menyalurkan bantuan berupa 20 ekor sapi ternak produktif yang diperuntukkan bagi masyarakat Desa Kasikan dan Talang Danto, Kabupaten Kampar, Riau. 

Bantuan tanggung jawab sosial lingkungan tersebut merupakan bagian dari inisiatif entitas di bawah PalmCo itu dalam memperluas dampak ekonomi in­klusif sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal di wilayah sekitar operasional. 

Advertisement

Operation Head PTPN IV Regional III Sori Pardomuan Ritonga menjelaskan, bantuan itu dirancang tidak sekadar sebagai dukungan jangka pendek, melainkan sebagai investasi sosial yang berorientasi pada keberlanjutan.

“Bantuan ini kami arahkan untuk memperkuat basis ekonomi masyarakat desa secara produktif. Kami ingin program ini mampu menciptakan efek berganda, baik dari sisi peningkatan pendapatan maupun kemandirian pangan masyarakat,” kata dia saat menyerahkan langsung bantuan tersebut.

Advertisement

Sebanyak 20 ekor indukan sapi produktif yang disalurkan terdiri dari 10 ekor untuk masyarakat Desa Kasikan dan 10 ekor untuk masya­rakat Desa Talang Danto. Seluruh ternak merupakan sapi usia produktif di bawah dua tahun, yang telah dipilih dari peternakan sapi unggul.

Lebih lanjut, Sori menegaskan bahwa setiap desa menerima paket ternak lengkap, yakni sapi jantan dan betina, guna mendukung proses pengembangbiakan secara mandiri.

“Dengan komposisi tersebut, kami berharap ma­syarakat tidak hanya memelihara, tetapi juga mampu mengembangkan populasi ternak secara berkelanjutan. Ini penting untuk memastikan manfaat ekonomi dapat terus tumbuh dari waktu ke waktu,” jelasnya.

Menurutnya, program ini juga sejalan dengan upaya perusahaan dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki potensi pengembangan peternakan.

“Pendekatan yang kami lakukan adalah pemberdayaan berbasis kebutuhan lokal. Setiap wilayah memiliki karakteristik berbeda, sehingga program yang dijalankan juga disesuaikan agar tepat sasaran dan berdampak nyata,” tambahnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Panen Kangkung Ratusan Kg, Lapas Bengkalis Wujudkan Ketahanan Pangan

Panen Kangkung Ratusan Kg, Lapas Bengkalis Wujudkan Ketahanan Pangan

Warga binaan Lapas Bengkalis  sukses memanen kangkung hasil budidaya kangkung sebanyak 150 kilogram yang langsung disalurkan ke mitra.

UIN Suska Jalin Kerja Sama dengan Rutan Kelas I Pekanbaru, Perkuat Pembinaan dan Ketahanan Pangan

UIN Suska Jalin Kerja Sama dengan Rutan Kelas I Pekanbaru, Perkuat Pembinaan dan Ketahanan Pangan

Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau menjalin kerja sama dengan Rutan Kelas I Pekanbaru, untuk perkuat pembinaan dan ketahanan pangan.

Rantai Distribusi Jadi Penentu Ketahanan Pangan

Rantai Distribusi Jadi Penentu Ketahanan Pangan

Pemerintah menegaskan rantai distribusi dan pelabuhan modern berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer