
PEKANBARU (RIAUPO.CO) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), hingga saat ini sudah menerima draft APBD Perubahan 2026 dari 11 kabupaten/kota di Riau. Sementara satu daerah lagi tidak memiliki APBD-P 2026 yakni Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
Plt Kepala BPKAD Riau Indra SE mengatakan, dari 11 draft APBD P yang telah dikirim ke provinsi untuk proses evaluasi tersebut, pihaknya telah menyelesaikan evaluasi APBD-P 2026 untuk lima daerah.
“Kami sudah menerima draft APBD-P 2026 dari 11 kabupaten/kota. Hanya satu daerah yang tidak ada APBD-P 2026 yakni Inhu,” katanya.
Baca Juga: CUSTOMAXI Pekanbaru 2026 Jadi Wadah Kreativitas Pecinta MAXI Yamaha
Dikatakannya, lima daerah yang sudah selesai evaluasi APBD-P 2026 yakni Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kampar, Rokan Hulu dan Pelalawan. Sementara untuk daerah lainnya masih dalam tahap evaluasi.
“Sementara untuk evaluasi APBD-P 2026 milik 6 daerah lainnya masih proses evaluasi,” sebutnya.
Bagi daerah yang sudah selesai dilakukan proses evaluasi APBD P 2026 oleh Pemprov Riau, tahapan selanjutnya, yakni pihak pemerintah kabupaten/kota diminta melakukan tindak lanjut dari hasil evaluasi yang dilaksanakan. Baru selanjutnya disahkan bersama dengan DPRD kabupaten/kota setempat.
“Yang sudah selesai evaluasi hendaknya langsung ditindaklanjuti hasil evaluasinya, baru kemudian disahkan bersama DPRD setempat untuk menjadi Perda APBD P 2026,” jelasnya.
Baca Juga: Nikmatnya Nasi Rawon Khas Jawa Timur
Sementara itu, untuk evaluasi APBD P 2026 milik Pemprov Riau. Juga sudah selesai dievaluasi dan masih dalam tahap evaluasi penyelesaian catatan yang diberikan pihak Kementerian dalam negeri (Kemendagri).
“Untuk APBD-P 2026 Pemprov Riau juga sudah selesai dievaluasi oleh pihak Kemendagri. Saat ini masih dalam proses perbaikan pasca evaluasi,” katanya.(lim)
Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




