
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau terus mengupayakan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat. Salah satunya yakni dengan melakukan operasi pasar murah yang pekan ini dilaksanakan di dua daerah di Riau.
Kabid Perdagangan dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau Tetty Nurdianti menyebutkan, dengan adanya operasi pasar murah ini, pihaknya ingin memastikan ketersediaan bahan pokok dan kestabilan harga.
‘’Kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan,’’ kata Tetty.
Baca Juga: Pemerintah Diminta Perluas Pembiayaan dan Perkuat Pendampingan UMKM
Dikatakan Tetty, operasi pasar murah pekan ini akan tersebar di lima titik lokasi yang terbagi atas empat titik di Kota Pekanbaru dan satu titik di Kabupaten Rokan Hulu. Di mana, pada Senin digelar di halaman Kantor Kelurahan Industri, Kecamatan Tenayanraya, Kota Pekanbaru.
‘’Kemudian pada Selasa (27/10) akan digelar di halaman Kantor Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukitraya,’’ ujarnya, Senin (26/10).
Selanjutnya, pada Rabu (28/10) akan digelar di Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu. Untuk dua titik selanjutnya, dikatakan Tetty, kembali digelar di Kota Pekanbaru.
‘’Pada Kamis (29/10) dilaksanakan di halaman Masjid Babussalam, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat dan Sabtu (31/10) di halaman kediaman RW 09, Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai,’’ ungkapnya.
Untuk harga bahan pokok yang tersedia di operasi pasar murah, di antaranya beras SPHP Rp60 ribu per 5 kilogram, beras Anak Daro dan beras Sokan Rp169 ribu per 10 Kg, beras Sokan dan beras Anak Daro Rp84.500 per 5 Kg.
‘’Untuk gula pasir dibandrol dengan harga Rp18 ribu per Kg, minyak goreng kemasan Minyakita Rp15.500 per bungkus,’’ ungkapnya.
Kemudian, untuk garam Krista Rp2 ribu per 200 gram, garam Nusantara Rp2 ribu per 250 gram dan telur Rp49 ribu per papan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




