Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

54 Ribu Klinik hingga Apotek Desa Akan Digabung ke Kopdes

Redaksi • Selasa, 15 April 2025 | 11:56 WIB

BUDI GUNADI SADIKIN
BUDI GUNADI SADIKIN
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sebanyak 54 ribu fasilitas layanan kesehatan di desa, mulai dari puskesmas pembantu (pustu) hingga puskesmas desa (puskesdes), direncanakan untuk digabung ke dalam sistem Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp700 miliar untuk membangun 700 gedung baru pada 2025, dengan target memanfaatkan lahan yang sudah siap dan bersih secara administrasi.

Budi menyebut rencana ini telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan telah mendapat lampu hijau dari Kementerian Keuangan.

Selain membangun unit baru, pemerintah juga akan menutup kekurangan fasilitas dengan memperbaiki sekitar 6.000 dari total 54 ribu unit layanan kesehatan desa yang mengalami kerusakan. Untuk setiap gedung apotek dan klinik desa, kebutuhan anggarannya diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

“Misalnya periksa sakit perut, periksa batuk-batuk, bayarlah Rp5.000. Kalau yang PBI (penerima bantuan iuran) enggak usah bayar. Tapi kalau yang enggak PBI ya bayar Rp5.000. Atau bisa beli juga obat sakit perut, obat demam, obat segala macam,” jelasnya.

Layanan ini nantinya akan ditopang dengan struktur sumber daya manusia (SDM) yang berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dan modal awal obat-obatan dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Pemerintah juga menyiapkan alokasi operasional sebesar Rp318 juta per unit, serta pelatihan tenaga kesehatan melalui dana alokasi khusus (DAK) fisik dan nonfisik.(jpg)

Editor : Arif Oktafian
#apotik #Kopdes Merah Putih #apotik desa #klinik #Kopdes #fasilitas kesehatan