Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Harga Emas Antam Naik Rp27.000

Redaksi • Rabu, 12 November 2025 | 12:22 WIB
Seorang pedagang saat menunjukkan emas batangan  yang diproduksi PT Antam. Harga emas Antam pada perdagangan Selasa (11/11/2025) naik Rp27.000.
Seorang pedagang saat menunjukkan emas batangan yang diproduksi PT Antam. Harga emas Antam pada perdagangan Selasa (11/11/2025) naik Rp27.000.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Harga emas Antam tercatat naik sebesar Rp27.000 menjadi Rp2.360.000 per gram pada perdagangan awal pekan, Selasa (11/11). Harga emas Antam ini tercatat naik lebih tinggi dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya pada Senin (10/11) yang dibanderol Rp2.307.000 per gram.

Harga yang naik juga berlaku untuk penjualan kembali atau buyback sebesar Rp27.000 menjadi Rp2.225.000 per gram. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan buyback sebelumnya yang dikenakan Rp2.172.000 per gram.

Dengan begitu, jika masyarakat ingin menjual emas koleksinya akan dikenakan harga senilai Rp2.225.000 per gram. Bagi pemilik emas batangan yang telah dibeli sejak November tahun 2022 atau sekitar tiga tahun ke belakang, maka harga jual yang diperoleh sangat menguntungkan alias cuan. Pasalnya, harga emas pada 26 November 2022 berada di level Rp936.000 per gram.

Jika saja memiliki 5 gram dengan harga beli mencapai Rp4.680.000, apabila dijual saat ini maka akan laku sebesar Rp11.125.000 (belum termasuk pajak). Dengan begitu, keuntungan yang diperoleh secara total dari penjualan 5 gram emas Antam tahun 2022 tersebut sebesar Rp6.445.000.

Di sisi lain, mengutip Reuters, harga emas dunia naik hampir 3 persen pada hari Senin (10/11) atau Selasa (11/11) waktu Indonesia hingga mencapai titik tertinggi dalam lebih dari dua minggu.

Hal itu disebabkan data ekonomi yang lemah dari Amerika Serikat (AS) memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga, sehingga meningkatkan permintaan untuk aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Harga emas spot naik 2,8 persen menjadi 4.111,39 dolar AS per troy ounce, sedangkan harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember naik 2,8 persen dan ditutup 4.122,00 dolar AS per troy ounce.

Sementara itu, menurut alat FedWatch CME Group., pasar kini melihat peluang penurunan suku bunga sebesar 64 persen pada bulan Desember, dengan peluang meningkat menjadi sekitar 77 persen pada bulan Januari.

Emas yang tidak menghasilkan imbal hasil cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah dan selama masa ketidakpastian ekonomi.

Harga emas diprediksi dapat berkisar antara 4.200 dolar AS dan 4.300 dolar AS per troy ounce pada akhir tahun, dengan angka 5.000 dolar AS per troy ounce masih merupakan target yang wajar untuk kuartal pertama tahun depan.(gem)

Laporan JPG, Jakarta

Editor : Arif Oktafian
#emas antam #naik #perdagangan #penjualan kembali #harga