Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Memburu Harta Negara yang Mengembara Entah ke Mana

W
Penulis: Wira Saputra❯
Kepala BPKAD Kepulauan Meranti, Fajar Triasmoko, menerima penghargaan Seroja Awards 2026 kategori Pengguna Layanan Penilaian Unggulan Barang Milik Daerah (BMD) Tahun 2025 di Dumai, 24 Juni 2026. Penghargaan Terbaik II tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi atas upaya pemerintah daerah dalam membenahi tata kelola aset. (Wira Saputra/Riaupos.co)
Kepala BPKAD Kepulauan Meranti, Fajar Triasmoko, menerima penghargaan Seroja Awards 2026 kategori Pengguna Layanan Penilaian Unggulan Barang Milik Daerah (BMD) Tahun 2025 di Dumai, 24 Juni 2026. Penghargaan Terbaik II tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi atas upaya pemerintah daerah dalam membenahi tata kelola aset. (Wira Saputra/Riaupos.co)

Advertisement

Dari rumah kayu di pelosok negeri sampai pencarian kendaraan mewah di Pulau Jawa. Sebanyak 241 kendaraan dinas Kepulauan Meranti pernah hilang dari penguasaan pemerintah daerah. Dua tahun lebih diburu, 170 unit berhasil dikembalikan. Di balik angka itu, tersembunyi cerita tentang aset yang berpindah tangan, administrasi yang terputus, dan miliaran rupiah kekayaan negara hampir hilang jejak.

 

Laporan: WIRA SAPUTRA, Selatpanjang

Advertisement

RUMAH kayu itu berdiri sederhana di tengah permukiman Kecamatan Tebingtinggi Barat, pinggiran pusat Kabupaten Kepulauan Meranti. Dinding papannya mulai melapuk termakan usia. Halamannya tik luas. Jalan menuju ke sana pun tidak sepenuhnya bersahabat. Sebagian permukaannya bergelombang, berlubang, dan memaksa kendaraan berjalan lambat.

Tak ada papan nama instansi. Tidak nampak pula gudang penyimpanan barang milik pemerintah. Yang ada di halaman rumah itu ada salah satu jejak aset pada akhirnya ditemukan.

Kami mengikuti perjalanan tim penelusuran aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepulauan Meranti, awal tahun lalu. Tim tersebut turut didampingi oleh jajaran Satpol PP dan Damkar setempat

Sebelum bergerak ke lokasi, petugas lebih dahulu melakukan arahan singkat. Sejumlah nama, alamat, dan identitas kendaraan diperiksa kembali. Berkas lama dibuka. Informasi yang pernah dihimpun kembali disanding dan dicocokkan.

Target mereka bukan kendaraan baru yang baru dibeli pemerintah. Tidak juga kendaraan yang sedang menjalani perawatan di bengkel resmi. Yang diburu ialah kendaraan dinas yang bertahun-tahun tidak diketahui keberadaannya.

Dari catatan petugas, salah satu petunjuk mengarah ke satu rumah warga. Rombongan pun bergerak. Kami mengikuti dari belakang, menyusuri jalan yang semakin jauh dari pusat aktivitas pemerintahan.

Setiba di lokasi, seorang pria paruh baya muncul menyambut kedatangan rombongan. Namanya Hasan Qarga. Kedatangan rombangan pemerintah membuatnya tampak sedikit kaget.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Modus Visa Sosial, Alamat dan Penjamin Fiktif, Warga Negara Tiongkok Dideportasi Imigrasi Meranti

Modus Visa Sosial, Alamat dan Penjamin Fiktif, Warga Negara Tiongkok Dideportasi Imigrasi Meranti

WN Tiongkok inisial MX dideportasi Kantor Imigrasi Kepulauan Meranti usai terbukti tak menjalankan aktivitas sesuai tujuan yang dimilikinya

Lewat Business Forum 2026, Meranti Jajaki Potensi Ekspor Sagu ke Pasar Jepang

Lewat Business Forum 2026, Meranti Jajaki Potensi Ekspor Sagu ke Pasar Jepang

Pemkab Kepulauan Meranti melirik Jepang untuk menjajaki potensi ekspor sagu. Hal itu dikatakan Bupati Asmar, saat mengikuti Business Forum

Meranti Kembali Kejar Penegasan Batas Wilayah Pasca Terima Kesepakatan Kabupaten Tetangga 

Meranti Kembali Kejar Penegasan Batas Wilayah Pasca Terima Kesepakatan Kabupaten Tetangga 

Batas wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti belum sinkron dengan daerah tetangga. Makanya Meranti terus kejar penegasan batas wilayah 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer