Hari Pertama Penayangan, Pengabdi Setan 2 Lampaui KKN di Desa Penari

Hiburan | Sabtu, 06 Agustus 2022 - 16:34 WIB

Hari Pertama Penayangan, Pengabdi Setan 2 Lampaui KKN di Desa Penari
Film Pengabdi Setan 2: Communion berjaya pada hari pertama penayangan. Film arahan sutradara Joko Anwar tersebut berhasil ditonton sebanyak 501.171 atau setengah juta lebih penonton. (ISTIMEWA)

JAKARTA (RAUPOS.CO) -- Film Pengabdi Setan 2: Communion tayang di seluruh bioskop tanah air sejak 4 Agustus 2022. Di hari pertama penayangan, film arahan sutradara Joko Anwar tersebut berhasil mendatangkan sebanyak 701.891 penonton ke bioskop.

Perolehan angka tersebut, Pengabdi Setan 2 melampaui film KKN di Desa Penari di hari pertama penayangannya yang ditonton sebanyak 315.486 orang. Ia juga menjadi film horor paling banyak ditonton di hari pertama penayangan.


Joko Anwar membandingkan film Pengabdi Setan 2 dengan film versi pertama di hari pertama penayangannya. "Pengabdi Setan 2017 dulu hari pertama 97 ribu. Sekarang 700 ribu lebih," tulis Joko Anwar dalam postingannya di Instagram.

Dalam 2 hari penayangan, film Pengabdi Setan 2 sudah ditonton lebih dari 1 juta penonton. Melihat tren ini, kemungkinan besar film yang dibintangi Tara Basro itu akan melampaui jumlah penonton Pengabdi Setan pertama yang secara keseluruhan sukses mendatangkan 4,2 juta orang ke bioskop.

Joko Anwar menyampaikan terima kasih kepada para penonton yang sudah meluangkan waktu untuk datang ke bioskop menikmati film Pengabdi Setan 2. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang memberikan dukungan serta doa.

Sutradara berlatar belakang wartawan itu menaruh harapan besar filmnya akan ditonton lebih banyak orang lagi dalam beberapa waktu ke depan. "Jalan masih panjang. Mudah-mudahan Pengabdi Setan 2 bisa menghibur Indonesia dalam waktu yang lama. Amin. #PengabdiSetan2," tuturnya.


Film Pengabdi Setan 2: Communion berkisah tentang Rini dan adik-adiknya yang berhasil menyelamatkan diri dari kejadian mengerikan yang sampai membuat mereka harus kehilangan ibu. Beberapa tahun kemudian, Rini dan adik-adik serta bapak memutuskan tinggal di rumah susun. Mereka percaya tinggal di rumah susun aman karena ada banyak orang jika tiba-tiba terjadi sesuatu.

Pada sebuah malam penuh teror, Rini dan keluarga harus kembali menyelamatkan diri saat mengetahui fakta mengejutkan yang tidak pernah mereka duga sebelumnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi








Tuliskan Komentar anda dari account Facebook



DPRD SIAK



EPAPER RIAU POS  9-Gugust.jpg




riau pos PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com