Kaleidoskop 2019: 10 Film Indonesia Paling Laris

Hiburan | Kamis, 26 Desember 2019 - 15:00 WIB

Kaleidoskop 2019: 10 Film Indonesia Paling Laris
INTERNET

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tren film Indonesia dari tahun ke tahun semakin menunjukkan perbaikan dari sisi jumlah produksi, varisi genre, kualitas film dan jumlah penonton. Terhitung sejak 2016, film-film Indonesia terus menunjukkan tren positif dan stabil di tengah gempuran film-film luar.

Dari tahun 2016 hingga 2019, film Indonesia yang ditonton di atas 1 juta penonton selalu lebih dari 10 judul film. Hal ini jauh sekali jika dibandingkan dengan situasi film Indonesia tahun 2015 ke bawah, dimana film dengan penonton 1 juta penonton hanya dua atau tiga film. Bahkan di tahun 2011, tidak ada satu pun film Indonesia yang sukses meraup penonton sampai 1 juta.

Sutradara Yandi Laurens mengatakan bahwa film Indonesia terus melakukan konsolidasi. Di tahun ini, ia mengakui film Indonesia semakin menunjukkan perbaikan. “Film Indonesia semakin baik dari sisi jumlah penonton, keragaman genre dan jumlah film yang diproduksi,” kata Yandi Laurens kepada JawaPos.com.

Di tahun ini sedikitnya ada 14 film yang mampu menembus angka di atas 1 juta penonton. Terakhir adalah film Habibie & Ainun 3 sudah diumumkan di akun Instagram MD Pictures sudah mencapai 1 juta penonton dalam kurun waktu 5 hari penanyangannya. Film Impperfect: Karir, Cinta & Timbangan juga berpotensi menembus 1 juta penonton sebelum tahun ini berakhir.

Dari tren positif ini, Yandi Laurens optimis film Indonesia di tahun 2020 mendatang akan semakin membaik. Dia pun meyakini bahwa industri film yang sedang bertumbuh di Indonesia akan direspons secara positif oleh film maker dengan membuat film-film lebih serius lagi.


“Prediksi saya iya (tahun depan film Indonesia semakin baik dari tahun ini, Red). Antusias penonton kita terhadap film Indonesia dari data terus meningkat. Seharusnya film maker merespons filmnya akan semakin baik,” tutur Yandi.

Berikut 10 film Paling Laris Sepanjang 2019:

 1. Dilan 1991

Film Dilan 1991 adalah sekuel dari Dilan 1990. Film ini tayang di bioskop mulai 28 Februari 2019 dan dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Priscilla. Film Dilan 1991 termsuk film terlaris pertama di tahun ini. Film arahan sutradara Fajar Bustomi itu ditonton sebanyak 5.253.411 selama tayang di bioskop Indonesia.

Di tengah suksesnya film Dilan 1991, penayangan film ini sempat diwarnai kontroversi. Pasalnya tepat di hari penayangan film ini, sejumlah mahasiswa Makassar menggelar aksi unjuk rasa di kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar. Sebab film Dilan 1991 dinilai tidak memuliakan guru. Buntut dari permasalahan itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ikut turun gunung menanggapi polemik yang terjadi. Kemendikbud menilai bahwa film Dilan 1991 telah lulus sensor sehingga tetapi film bisa tayang di seluruh bioskop tanah air.

 2. Dua Garis Biru

Film Dua Garis Biru tayang di bioskop mulai 11 Juli 2019. Film arahan sutradara Gina S. Noer ini dibintangi Angga Yunanda dan Adhisthy Zara. Menceritakan sepasang kekasih usia remaja yang melakukan hubungan seks di luar nikah sehingga menyebabkan kehamilan. Kondisi ini membuat Bima (Angga Yunanda) dan Dara Yunika (Adhisty Zara) terpaksa menikah dan menjadi pasangan suami-istri sebelum waktunya. Alhasil, sejumlah masalah pun menimpa pasangan ini.

Film Dua Garis Biru sukses ditonton sebanyak 2.538.473 orang. Selain ditopang oleh cerita yang kuat, kemungkinan film yang mengangkat tema tentang sex education ini berhasil meraup penonton dalam jumlah besar itu karena tepat dalam pemilihan pemeran utama.

Film Dua Garis Biru sukses meraih sejumlah penghargaan di ajang Festival Film Bandung 2019 dan Festival Film Indonesia (FFI) 2019. Pada Festival Film Bandung, Dua Garis Biru memenangkan kategori Film Bioskop Terpuji, Penulis Skenario Terpuji dan Penata Artistik Terpuji. Sementara di FFI 2019, Dua Garis Biru memenangkan kategori skenario asli terbaik (Gina S Noer) dan pemeran pendukung wanita terbaik (Cut Mini).

 3. Danur 3: Sunyaruri

Dirilis pada 26 September 2019, film yang dibintangi Prilly Latuconsina dan Rizky Nazar itu bercerita tentang Risa yang memiliki indera keenam dan berusaha menjadi perempuan normal. Dia pun menyimpan rapat-rapat soal kemampuannya bisa melihat makhluk tak kasat mata dari kekasihnya Dimas.

Di film Danur 3, Risa diceritakan marah besar ketika menduga 5 sahabat kecilnya yang berasal dari makhluk gaib usil kepada Dimas. Risa pun memilih untuk menutup mata batinnya supaya tidak bisa melihat makhluk tak kasat mata. Termasuk tidak bisa melihat 5 sahabatnya tersebut. Namun ternyata upaya itu malah membuahkan tragedi. Film Danur 3: Sunyaruri ini sukses mendatangkan 2.411.036 orang ke bioskop.

 4. My Stupid Boss 2

Sama seperti yang pertama, film My Stupid Boss 2 masih dibintangi oleh Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari (BCL). Film ini tayang di bioskop tanah air mulai 28 Maret 2019 dan sukses meraup penonton sebanyak 1.876.052.

Film yang diadaptasi dari sebuah karya novel ini menceritakan tentang sosok Bossman (Reza Rahadian) yang hendak mencari karyawan baru di Vietnam. Bossman bersama Diana (Bunga Ctra Lestgari), Mr Kho (Chew Kin Wah), dan Adrian (Iedil Putra ) lantas berangkat ke Vietnam untuk mencari karyawan. Namun bukannya karyawan yang didapat, sejumlah permsalahan malah muncul akibat ulah Bossman.

 5. Perempuan Tanah Jahanam

Film Perempuan Tanah Jahanam tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 17 Oktober 2019. Film garapan sutradara Joko Anwar ini ditonton sebanyak 1.795.068 penonton. Film yang dibintangi Tara Basro, Marissa Anita, Asmara Abigail ini digarap secara serius dan disebut-sebut butuh waktu 10 tahun untuk dirampungkan oleh Joko Anwar.

Film Perempuan Tanah Jahanam berkisah tentang Maya (Tarao Basro) yang berusaha bertahan di kota tanpa keluarga. Maya mendapat informasi bahwa dia akan mendapatkan harta warisan keluarga di desa. Maya bersama sahabat baiknya bernama Dini (Marissa Anita) akhirnya mendatangi desa tersebut. Di sinilah sejumlah peristiwa berbahaya kemudian terjadi.




youtube riaupos


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook



Sharp Pekanbaru PSBB

UIR PMB Berbasis Rapor

Pelita Indonesia

EPAPER RIAU POS  2020-07-14.jpg

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com