Salah satunya adalah Sheryl Sheinafia. Penyanyi muda yang mulai melejit pada 2011 itu menjadi salah satu penampil di Java Jazz 2019. Tampil dengan gitar elektriknya, penyanyi 22 tahun itu membawakan musik jazz dan pop dengan nuansa yang lebih kekinian serta upbeat.
Berbeda dengan Andien yang lebih kalem dan santai, Sheryl lebih lincah di panggung. Maklum, penontonnya relatif lebih muda daripada penonton Andien. “Anggap aja kita di sini semua udah saling kenal ya, terus have fun bareng,” ujar Sheryl kepada penontonnya.
Sadar bahwa banyak penonton yang seusia dengannya, Sheryl banyak berinteraksi. Misalnya dengan curhat. Entah curhat tentang patah hati atau pengalaman tak mengenakkan. Rupanya, curhat Sheryl itu menjadi inspirasi beberapa lagu yang dibawakannya.
Tak ketinggalan, Sheryl membawakan lagu yang akan dirilisnya dalam waktu dekat. Yakni, versi recycle dari Setia, lagu yang pernah dipopulerkan oleh almarhum Chrisye.
Sementara itu, wajah-wajah lama juga masih diminati. Salah satunya Andien. Tahun ini merupakan kali ke-15 Andien berpartisipasi di Java Jazz.
“Alhamdulillah ya masih dipercaya menghibur,” kata ibu satu anak itu.(len/jpg) Editor : RP Eko Faizin