September, Penghentian Penerimaan PNS

Hukum | Sabtu, 06 Agustus 2011 - 09:36 WIB

BAGIKAN



BACA JUGA

JAKARTA (RP)- Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB) menunjukkan sinyal lampu hijau terhadap penerapan kebijakan moratorium (penghentian sementara) PNS.

Rambu-rambu moratorium terus dikebut, diperkirakan rampung dua pekan lagi. Moratorim diharapkan mulai berjalan September depan.

Dalam keterangannya di kantor Kemen PAN dan RB, Jumat (5/8), Men-PAN dan RB Evert Ernest (EE) Mangindaan menjelaskan, moratorium penerimaan PNS baru diupayakan diberlakukan dulu selama setahun.

Yaitu mulai September 2011 hingga September 2012. ‘’Tapi perlu disampaikan ke masyarakat, moratorium ini bukan berarti pemberhentian seluruh rekrutmen CPNS baru,’’ katanya.

Menurutnya, ada beberapa pos penting yang tetap perlu regenerasi PNS baru melalu seleksi CPNS. Di antaranya tenaga sipir. Mantan gubernur Sulawesi Utara itu menuturkan, Kementerian Hukum dan HAM mengaku sangat perlu tenaga sipir atau penjaga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Apalagi, pertumbuhan pembangunan Lapas baru makin menggesa keperluan sipir.

Mangindaan menegaskan, posisi selain sipir yang dimungkinkan masih perlu banyak tenaga adalah di pos tenaga pendidik dan kesehatan. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) terkait penghitungan kasar tenaga pendidik atau guru.

Hasilnya, tenaga pendidik diperkirakan sejumlah 1,7 juta. Angka itu menurut Mangindaan memang tak sedikit. Tapi, jumlah penyebarannya tak merata. Sebagian besar guru-guru tadi mengajar di perkotaan.

Selain itu, distribusi klasifikasi ilmu pelajaran juga tak merata. ‘’Sebagian besar mengajar bahasa Indonesia dan ilmu-ilmu sosial. Guru matematikanya dan pelajaran eksak lainnya kurang,’’ kata Mangindaan.

Dengan kondisi ini, lanjutnya, moratorium tak bisa diberlakukan dengan kaku. Dia menegaskan, tak bisa penerimaan PNS baru melalui seleksi CPNS dihentikan seketika.

Meski belum mengeluarkan rambu-rambu moratorium, Mangindaan menjelaskan moratorium hanya diberlakukan pada pos-pos tertentu yang dinilai terjadi penumpukan pegawai.

Pada intinya, Mangindaan mendambakan pertumbuhan nol (zero growth). Jika tahun depan tenaga PNS yang pensiun secara nasional mencapai 124.175, maka alokasi CPNS baru tak jauh dari angka itu.

Selisihnya digunakan untuk menambal PNS yang mengundurkan diri, meninggal, atau dipecat.(wan/jpnn)


Bank BJB




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook



TERBARU


EPAPER RIAU POS  19-juni.jpg



riau pos PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com