Hakim ke Ferdy Sambo pada Sidang Rabu: Cerita Saudara Tak Masuk Akal

Hukum | Rabu, 07 Desember 2022 - 16:16 WIB

Hakim ke Ferdy Sambo pada Sidang Rabu: Cerita Saudara Tak Masuk Akal
Ferdy Sambo kembali menjalani sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022). (DERY RIDWANSAH/JAWAPOS.COM)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso menilai keterangan Ferdy Sambo sebagai saksi untuk terdakwa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf janggal. Kesaksian Sambo dinilai bertentangan dengan bukti-bukti yang ada, maupun keterangan saksi lain.

“Dari tadi saya perhatikan cerita saudara enggak masuk di akal, dengan bukti-bukti yang ada enggak masuk di akal,” kata Wahyu dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022).

Yamaha Alfa Scorpii

Kejanggalan pertama terkait keterangan Putri Candrawathi dalam keadaan sakit saat tiba di Jakarta. Sedangkan, pengamatan hakim melalui rekaman CCTV tidak menunjukan tanda-tanda sakit. Apalagi setelah dilakukan swab antigen dinyatakan negatif Covid-19.

“Dan kalaupun toh sakit, dia cukup, saudara cukup untuk punya uang pergi ke Rumah Sakit,” imbuh Hakim.

Selanjutnya terkait cerita Putri hendak isolasi mandiri pasca kembali dari Magelang, namun Sambo mengaku tak tahu rencana tersebut. “Itu satu hal yang tidak masuk akal. Kenapa tidak masuk akal? Ketika mereka berangkat dari magelang itu ada Kuat, ada Eliezer, ada Susi dan Istri saudara. Di belakangnya baru ada RR dan Yosua. Pada saat hendak meninggalkan Rumah Saguling untuk isoman, istri saudara didampingi oleh sodara RR, J, KM dan RE tanpa Susi. Jadi sangat lucu kalau saudara nggak tahu siapa yang mau diajak,” ucap Hakim.Kejanggalan ketiga yakni, Sambo menyatakan hendak melakukan pertemuan dengan Yosua pada 8 Juli 2022 malam hari setelah bermain bulu tangkis untuk mengklarifikasi peristiwa yang sesungguhnya terjadi di Magelang. Tetapi, Sambo mendadak mampir ke rumah dinas Duren Tiga pada sore hari, bukannya langsung menuju Depok bermain bulu tangkis di kediaman mantan Kapolri Jenderal Pol (Purn) Idham Azis.

“Kemarin Prayogi, Adzan Romer dan Patwal itu tidak mengatakan bahwa kejadiannya seperti itu. Sangatlah janggal keterangan saudara dengan fakta-fakta yang ada. Saya sering mengatakan saya tidak butuh pengakuan, tapi karena sodara di sini disumpah tolong ceritakan apa adanya,” pungkas Hakim Wahyu.

Diketahui, Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo terancam hukuman berlapis. Musababnya, dia bersama istrinya Putri Candrawathi dan Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap mendiang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. 

Perbuatan itu dilakukan bersama-sama Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Putri Candrawathi, Ricky Rizal Wibowo dan Kuat Ma’ruf (dituntut terpisah), pada Jumat (8/7/2022), sekira pukul 15.28 -18.00 WIB, di Jalan Saguling Tiga No.29, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan dan di Rumah Dinas Kompleks Polri Duren Tiga No.46, Rt 05, Rw 01, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

“Mengadili, mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, yang turut serta melakukan perbuatan, dengan sengaja dan terencana terlebih dahulu merampas orang lain,” terang Jaksa Penuntut Umum (JPU), saat membacakan surat dakwaan, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022).

Atas perbuatannya melakukan pembunuhan berencana terhadap Yosua, bersama-sama dengan Putri, Richard, Ricky dan Kuat, Sambo pun terancam hukuman mati. Musababnya, mantan jenderal bintang dua tersebut dinilai melanggar Pasal 340 KUHP Jo Pasal 55 ayat 1ke-1 KUHPidana, sebagaimana dalam dakwaan kesatu primer. Selain itu, Sambo juga dijerat Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 ayat 1ke-1 KUHPidana sebagaimana dalam dakwaan kesatu subsidair.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Eka G Putra









Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

riaupos-bappeda-bengkalis
dispora rohul -  riau pos



riaupos-kpu meranti

pn bengkalis -  riau pos




Beacukai

Badminton BRI - Riau Pos

riaupos-golkar

riaupos stain bengkalis


EPAPER RIAU POS  30-Januari.jpg





riau pos PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com