Tegas, Kapolda Minta Berkas Dugaan Pelanggaran Etik Oknum Polwan Dirampungkan

Hukum | Jumat, 30 September 2022 - 14:34 WIB

Tegas, Kapolda Minta Berkas Dugaan Pelanggaran Etik Oknum Polwan Dirampungkan
Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto. (DOK.RIAUPOS.CO)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) terus menggesa proses dugaan pelanggaran etik oknum Polwan tersangka pengeroyokan. Saat ini, Bidpropam telah memeriksa 8 saksi. Termasuk beberapa orang dari BNN Provinsi Riau, tempat Brigadir IDR bertugas.

Hal ini sebagaimana diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto kepada Riaupos.co, Jumat (30/9/2022). Dijelaskan Sunarto, 8 saksi yang telah dimintai keterangan Bidpropam di antaranya Ibu Brigadir IDR bernama YUL, tetangga pelapor, adik dari Brigadir IDR, hingga beberapa rekan kerja IDR di BNNP.


“Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 8 saksi. Penyidik dari Bidpropam tengah melengkapi berkas perkara. Di mana setelah berkas rampung, akan segera digelar sidang dugaan pelanggaran etik terhadap yang bersangkutan,” ucap Kombes Sunarto.

Ditegaskan Kombes Sunarto, kasus tersebut menjadi atensi Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal. Dalam beberapa kesempatan, Irjen Iqbal dikatakan dia, meminta langsung kepada penyidik yang menangani perkara agar bekerja dengan sungguh-sungguh, jujur, serta transparan.

“Pimpinan juga sudah perintahkan agar Kabid Propam segera merampungkan semua pemeriksaan saksi, perkuat alat bukti, petunjuk dan lain-lain. Segera laksanakan sidang komisi kode etik, begitupun untuk penyidik Dir Reskrimum untuk segera rampungkan proses sidiknya,” ucapnya. 

Bahkan, Kombes Sunarto mengatakan Polda Riau sangat serius menangani kasus sejak hari pertama korban membuat laporan. Dimana, Penyidik dari Propam Polda Riau langsung menjemput Brigadir IDR untuk diperiksa. Termasuk dalam penanganan tindak pidana umum hingga penetapan status tersangka Brigadir IDR dan ibunya, YUL. 

“Sampai detik ini dia (Brigadir IDR, red) ditahan di ruang khusus Bidpropam. Kami dari kepolisian tentunya juga meminta dukungan masyarakat agar kasus ini bisa segera rampung, dan korban mendapat keadilan serta kepastian hukum sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya.

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra









Tuliskan Komentar anda dari account Facebook



PPDB Thawalib Padang Panjang




EPAPER RIAU POS  2022-12-03.jpg




riau pos PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com