TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Selama ini Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Riau hanya dikenal dengan kota seribu jembatan atau paritnya, Ahad (7/4).
Namun ternyata ada tradisi yang khas akan keberagaman budaya Melayu dan banjar yang sampai saat ini masih dilestarikan generasi muda di Tembilahan yang hanya ada dibulan suci Ramadan.
Namanya Bagarakan Pengantin Sahur. Tradisi unik ini selalu digelar saat Ramadan yang tujuan utamanya adalah membangunkan orang untuk bersahur ini dikemas apik dengan kejenakaan yang kini menjadi identik khas Ramadan di Tembilahan tepatnya di Desa Pulau Palas.
Pengantin sahur merupakan kegiatan arak-arakan sepasang mempelai yang dirias dan dikemas sedemikian menarik dengan aneka hiasan di pelaminan. Beberapa pasang pengantin yang sudah dirias lengkap dengan pakaian resepsi, layaknya pengantin sungguhan, diarak keliling kampung menggunakan gerobak yang sekaligus sebagai pelaminan. Editor : RP Arif Oktafian