Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inhil Usulkan Delapan Desa Jadi Kampung Nelayan

M
Penulis: M Ali Nurman❯
PEGANG PIALA: Bupati Inhu Ade Agus Hartanto, Ketua TP PKK Inhu Suci Rahmiani dan anggota DPRD Inhu Masyrullah serta Ketua LPTQ Inhu Syahril memegang piala saat penyambutan kafilah, Sabtu (4/7/2026).(KASMEDI/RIAU POS)
PEGANG PIALA: Bupati Inhu Ade Agus Hartanto, Ketua TP PKK Inhu Suci Rahmiani dan anggota DPRD Inhu Masyrullah serta Ketua LPTQ Inhu Syahril memegang piala saat penyambutan kafilah, Sabtu (4/7/2026).(KASMEDI/RIAU POS)

Advertisement

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Peluang Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendapatkan Program Kampung Nelayan dari pemerintah pusat sema­kin terbuka. Tahun ini, Pem­kab Inhil mengusulkan dela­pan desa untuk menjadi penerima program yang bertujuan memperkuat sektor perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Usulan tersebut disampaikan Bupati Inhil Herman saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Aksele­rasi Program Kerja Prioritas Nasional Sektor Kelautan dan Perikanan di Ballroom Kementerian Kelautan dan Perikanan, belum lama ini.

Herman mengatakan, saat ini usulan delapan desa tersebut tinggal menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) Menteri. Jika telah disahkan, berbagai kegiatan pendukung akan segera direa­lisasikan di lapangan.

Advertisement

‘’Tahun ini kita mengusulkan delapan desa menjadi Kampung Nelayan. In sya Allah SK menteri segera keluar sehingga kegiatan di lapangan bisa langsung dilaksanakan,’’ ujarnya.

Menurut Herman, Program Kampung Nelayan memiliki dukungan anggaran yang besar. Di dalamnya terdapat sekitar 15 kegiatan prioritas, mulai dari pembangunan pabrik es, bengkel nelayan, SPBU nelayan hingga sarana pendukung lainnya yang dibutuhkan masyarakat pesisir.

Ia berharap desa-desa yang belum masuk dalam usulan tahun ini dapat kembali diusulkan pada tahun mendatang agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

Advertisement

Selain itu, Kementerian Desa juga menyiapkan bantuan bioflok bagi desa-desa yang memiliki potensi pengembangan budidaya perikanan, termasuk tambak udang vaname.

‘’Setelah Rakornas ini kita akan rapat dengan kepala desa yang memiliki potensi agar program tersebut segera diusulkan,’’ katanya.

Herman optimistis program tersebut akan menjadi salah satu penggerak ekonomi desa.(ali/*2) 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Kementerian Kelautan dan Perikanan Lepas Papan Segel PT MNS di Kawasan Industri Tanjung Buton

Kementerian Kelautan dan Perikanan Lepas Papan Segel PT MNS di Kawasan Industri Tanjung Buton

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melepas papan segel PT Mitra Nusantara Shipyard (MNS) di Kawsan Industri Tanjung Buton (KIB),

721 Ribu Warga Inhil Sudah Terdaftar JKN, Peserta Aktif Masih 80 Persen

721 Ribu Warga Inhil Sudah Terdaftar JKN, Peserta Aktif Masih 80 Persen

Hingga Mei 2026, kepesertaan Program JKN di Kabupaten Inhil mencapai 721.437 jiwa atau sekitar 98,64 persen dari total penduduk

Herman Jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Inhil

Herman Jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Inhil

H H Herman berpeluang kuat menakhodai Partai Golkar Indragiri Hilir (Inhil) setelah menjadi satu-satunya bakal calon yang mengembalikan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer