Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Buaya Penyerang Warga Masih Dirawat DPKP

M
Penulis: M Ali Nurman❯
Buaya muara yang sebelumnya menyerang warga Desa Sungai Undan, Kecamatan Reteh, menjalani perawatan dan penanganan di DPKP Inhil, Tembilahan, Kamis (13/8/2026). (Istimewa)
Buaya muara yang sebelumnya menyerang warga Desa Sungai Undan, Kecamatan Reteh, menjalani perawatan dan penanganan di DPKP Inhil, Tembilahan, Kamis (13/8/2026). (Istimewa)

Advertisement

 

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Seekor buaya muara naik ke darat dan menyerang warga di Desa Undan, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Jumat (7/8) pekan lalu. Hingga Kamis (13/8), buaya tersebut masih menjalani perawatan dan penanganan di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP).

Buaya berukuran besar tersebut sebelumnya ditangkap warga setelah keluar dari sungai dan masuk ke kawasan perkampungan. Kemunculannya sempat membuat warga panik karena predator itu dilaporkan mengejar dan menyerang warga.

Advertisement

Setelah berhasil diamankan, buaya tersebut kemudian dievakuasi dari Desa Undan menggunakan pompong menuju Pulau Kijang. Dari Pulau Kijang, buaya dibawa melalui jalur darat menuju Tembilahan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sesampainya di Tembilahan, buaya tersebut ditempatkan di DPKP Inhil. Petugas melakukan perawatan dan pemantauan terhadap kondisi satwa sebelum nantinya dilepasliarkan ke habitat yang dinilai lebih sesuai. Kepala DPKP Inhil, Junaidi Ismail, mengatakan penanganan terhadap buaya tersebut masih dilakukan. 

Advertisement

Pihaknya juga menunggu proses selanjutnya sebelum satwa itu dilepasliarkan. “Untuk sementara buaya masih dalam perawatan dan penanganan di DPKP. Nanti akan dilepasliarkan di Sungai Mursi, Kecamatan Kuala Indragiri,” ujar Junaidi, Kamis (13/8).

Rencana pelepasliaran tersebut dilakukan agar buaya tidak kembali berada di sekitar permukiman warga. Sungai Mursi dipilih sebagai lokasi pelepasliaran untuk mengembalikan satwa tersebut ke habitat perairan yang lebih sesuai.

Junaidi mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar sungai dan kawasan perairan, agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemunculan satwa liar. Warga juga diminta tidak melakukan penangkapan secara mandiri apabila kembali menemukan buaya dan segera melaporkannya kepada petugas.(*2)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Heboh! Buaya Muara Keluar Sungai, Serang Warga Desa Sungai Undan Inhil

Heboh! Buaya Muara Keluar Sungai, Serang Warga Desa Sungai Undan Inhil

Warga Desa Undan, Kecamatan Reteh, Kabupaten Inhil dibuat geger oleh buaya muara berukuran besar dari Sungai Undan masuk ke perkampungan

Bertarung Nyawa Demi sang Istri, Warga Inhil Duel dengan Buaya

Bertarung Nyawa Demi sang Istri, Warga Inhil Duel dengan Buaya

Seorang suami di Inhil bertaruh nyawa melawan buaya demi menyelamatkan istrinya yang diserang saat mandi di tepian sungai.

Suami di Inhil Nekat Lawan Buaya Demi Selamatkan Istri yang Diterkam Saat Mandi

Suami di Inhil Nekat Lawan Buaya Demi Selamatkan Istri yang Diterkam Saat Mandi

Bujang, warga Desa Soren, Kecamatan Gaung Inhil mempertaruhkan nyawanya melawan seekor buaya yang menerkam istrinya saat sedang mandi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer