TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Kondisi infrastruktur jembatan sepanjang 86 meter di Kelurahan Seberang Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sangat memprihatinkan.
Meski bahaya bagi keselamatan, namun masyarakat terpaksa harus melintasi jembatan yang beberapa bagiannya sudah banyak rapuh.
Bahkan setiap pagi dan siang anak-anak sekolah juga harus melintasi jembatan tersebut. Tidak ada pilihan bagi mereka saat ini.
Kini mereka berharap penuh kepada pemerintah agar jembatan yang menjadi urat nadi ini untuk diperbaiki atau dibangun dengan yang lebih layak.
Lurah Seberang Tembilahan, Hendriyan Budiono kepada Riaupos.co, Kamis (15/5/2025) mengatakan, sudah setiap tahun mengajukan perbaikan jembatan tersebut ke pihak terkait.
"Sudah setiap tahun kami ajukan untuk perbaikan, bahkan sampai ke provinsi, tapi belum ada juga,"katanya.
Sementara, beberapa hari kedepan dia berinisiatif untuk melakukan perbaikan dengan swadaya atau gotong royong dari masyarakat sekitar.
"Kami berencana hari minggu melakukan perbaikan dengan gotong royong untuk sementara waktu,"ucapnya.
Sedangkan, Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Inhil, Umar ST ketika dikonfirmasi, Rabu (14/5/2025) kemarin mengatakan akan memeriksa lokasi jembatan terlebih dahulu.
"Akan kami cek lokasinya dulu, sudah diprogramkan atau belum untuk perbaikannya,"ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, salah satu warga bernama Syahrul yang mewakili aspirasi masyarakat sekitar ingin jembatan tersebut segera diperbaiki agar tidak menimbulkan korban jiwa. (*2)
Editor : M. Erizal