Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Polisi Dirikan Posko Pantau Kebocoran Gas, 3 Unit Mobil Damkar Tetap Disiagakan

M Ali Nurman • Sabtu, 3 Januari 2026 | 11:59 WIB
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora bersama tim gabungan saat meninjau pipa gas yang terbakar di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Inhil, Sabtu (3/1/2026) dini hari.
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora bersama tim gabungan saat meninjau pipa gas yang terbakar di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Inhil, Sabtu (3/1/2026) dini hari.


TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO)--Polres Indragiri Hilir (Inhil) mendirikan Posko Pantau Kebocoran Gas sebagai langkah antisipasi dan pengamanan menyusul insiden kebocoran pipa gas di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Posko tersebut menjadi pusat pengawasan, pengendalian situasi, serta koordinasi lintas instansi guna memastikan keselamatan masyarakat.

Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora SIK menjelaskan bahwa arus lalu lintas dari arah Pekanbaru menuju Jambi maupun sebaliknya sudah dapat dilalui kendaraan dengan aman dan lancar.

Sementara api di lokasi kebocoran gas dilaporkan telah padam sekitar pukul 05.00 WIB dan berada pada jarak sekitar 200 meter dari badan jalan, sehingga tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan.

"Untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali, kami bersama pemerintah daerah, TNI dan Polri membangun posko pantau di lokasi kejadian. Posko ini berfungsi untuk pengawasan, pengendalian situasi, serta pengaturan arus lalu lintas apabila diperlukan," ujarnya.

Kapolres menegaskan akan terus melakukan pemantauan secara intensif hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman dan terkendali sepenuhnya.

"Personel kepolisian disiagakan selama 24 jam dan tidak akan ditarik sebelum situasi dinyatakan aman,"tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik, mengingat aliran gas telah berhasil ditutup. Petugas saat ini memastikan tidak ada lagi sisa gas di dalam pipa yang berpotensi membahayakan masyarakat sekitar.

Sebagai langkah antisipasi, tiga unit mobil pemadam kebakaran tetap disiagakan di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, personel Satlantas dan Satsamapta didukung TNI serta BPBD, terus bersiaga penuh guna memastikan keamanan masyarakat dan kelancaran arus lalu lintas di kawasan kebocoran gas tersebut.

Diberitakan sebelumnya, pipa gas milik negara yang berada di Dusun Nibul, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Inhil mengalami kebocoran dan mengeluarkan api, Jumat (2/1/2026) kemarin.

Dari kejadian itu jalan lintas timur sempat ditutup sementara dan 4 unit rumah serta 5 sepeda motor warga yang berada disekitar lokasi ikut terbakar akibat hawa panas dari kobaran api yang mencapai ketinggian 15 meter tersebut.(*2)

 

Editor : Edwar Yaman
#Kemuning #kebocoran gas #batu ampar #pipa gas bocor #mobil damkar