Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hari Ini, Pemkab Inhu Lanjutkan PTM

R
JONI MARYANTO. (JPG)
JONI MARYANTO. (JPG)

Advertisement

RENGAT (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) kembali melanjutkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk seluruh satuan pendidikan pada Kamis (22/10). Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menipis dibandingkan hari sebelumnya.

Kondisi itu juga didukung oleh hujan yang turun pada Rabu (21/10) siang. “Setelah hari ini (Rabu, red), besok (hari ini, red) pembelajaran dilanjutkan dengan PTM,” ujar Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Inhu Joni Maryanto SPi MSI, Rabu (21/10).

Pelaksanaan PTM lanjutan katanya, sudah disampaikan kepada masing-masing Korwil pendidikan di tingkat kecamatan. Kemudian, kepada korwil diminta untuk meneruskan kepada kepala satuan pendidikan setiap tingkatan.

Kepada masing-masing Korwil pendidikan juga diminta untuk menyampaikan tentang pola pelaksanaan PTM dengan tidak melaksanakan kegiatan di luar ruangan. “Karena kondisi kabut asap karhutla belum hilang secara utuh, makanya tidak melakukan kegiatan di luar ruangan,” sebutnya. 

Kemudian katanya, jika besok pada pelaksanaan PTM kualitas udara memburuk, satuan pendidikan diminta berkoordinasi dengan Korwil. Bahkan, bisa saja mengambil langkah-langkah atau mempercepat jadwal pulang.

Advertisement

Karena dalam pelaksanaannya lebih mengedepankan kesehatan peserta didikan dan tenaga kependidikan. “Hujan sudah sempat turun di sejumlah kecamatan. Namun berdasarkan keterangan instansi terkait, kabut asap karhutla itu merupakan kiriman dari provinsi tetangga,” katanya lagi.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kabupaten Inhu Elpahri Adha SSos MH mengatakan bahwa, ISPU di Kabupaten Inhu rata-rata di angka 74 atau kualitas udara sedang.

“ISPU pada sore naik, rata-rata ISPU menjadi 85 di sejumlah kecamatan di Kabupaten Inhu. Mungkin pengaruh hujan yang menyebabkan asap turun,” ujarnya.(lim)

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhu, Mulyadi SSos mengatakan bahwa, pada Rabu (21/10/2026) juga tidak ada terjadi Karhutla di Kabupaten Inhu. “Asap akibat Karhutla yang ada, merupakan kiriman dari provinsi tetangga,” katanya singkat.(lim)

Laporan KASMEDI, Rengat

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Dari 11 Korporasi yang Ditetapkan Polri Sebagai Tersangka Karhutla, 3 Perusahaan Asing

Dari 11 Korporasi yang Ditetapkan Polri Sebagai Tersangka Karhutla, 3 Perusahaan Asing

11 tersangka telah ditetapkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam perkara kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

Desak Karhutla Ditetapkan Bencana Nasional, Mahasiswa Minta Menhut Raja Juli Antoni Dicopot

Desak Karhutla Ditetapkan Bencana Nasional, Mahasiswa Minta Menhut Raja Juli Antoni Dicopot

Mahasiswa yang tergabung dalam HMI Cabang Pekanbaru mendesak pemerintah pusat menetapkan status bencana nasional atas karhutla

Ancaman Pidana untuk  Alih Fungsi Bekas Karhutla

Ancaman Pidana untuk Alih Fungsi Bekas Karhutla

Satgas PKH ingatkan kawasan hutan terdampak karhutla dilarang alih fungsi dan wajib direboisasi. Polri tetapkan 11 korporasi dan 223 tersang

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer