KTT ASEAN

Jokowi: ASEAN Harus Menjadi Subjek

Internasional | Jumat, 26 Juni 2020 - 23:52 WIB

Jokowi: ASEAN Harus Menjadi Subjek
Presiden Jokowi mengajak semua kepala negara di kawasan Asia Tenggara untuk meningkatkan kerja sama kawasan. Harapan itu diungkapkan olehnya dalam sesi pleno KTT ke-36 ASEAN. (ANTARA)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak semua kepala negara di kawasan Asia Tenggara untuk meningkatkan kerja sama kawasan. Harapan itu diungkapkannya dalam sesi pleno KTT ke-36 ASEAN.

Kerja sama antara beberapa negara, utamanya dalam satu kawasan, merupakan satu hal krusial yang harus dilakukan di masa pandemi selain mempercepat pemulihan ekonomi kawasan.

"Di tengah pesimisme terhadap multilateralisme, kerja sama kawasan menjadi lebih penting artinya," ujar Jokowi melalui telekonferensi dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, (26/6).


Jokowi mengatakan, peningkatan kerja sama di antara negara-negara ASEAN akan mengembalikan harapan akan munculnya kerja sama antarnegara yang efektif, efisien, dan berkeadilan.

Menurutnya, di era baru atau adaptasi kebiasaan baru dalam konteks global, peningkatan kerja sama di tingkat kawasan ASEAN juga dapat menjadi mesin penggerak bagi stabilitas dan perdamaian kawasan. Untuk itu, persatuan dan sentralitas ASEAN merupakan suatu keharusan.

"ASEAN harus menjadi guardian (penjaga, red) agar kawasan kita tidak menjadi ajang power projection negara-negara besar. ASEAN harus menjadi subject dan bukan menjadi object dalam politik global," tuturnya.

Peningkatan atau penguatan kerja sama kawasan tersebut, menurut Presiden, salah satunya juga dapat dicapai dengan memperkokoh Outlook ASEAN mengenai Indo-Pasifik yang sebelumnya telah disepakati oleh para pemimpin ASEAN dalam KTT ke-34 pada 22 Juni 2019 lalu.

"Kita juga harus terus memperkokoh ASEAN Outlook on the Indo-Pacific yang mengedepankan inklusivitas, kerja sama, rules-based order, dan confidence building," tegasnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, yang turut mendampingi Presiden dalam KTT tersebut dan memberikan keterangan menjelaskan bahwa KTT ke-36 ASEAN ini mengadopsi dua dokumen, yakni "Leaders' Vision Statement on a Cohesive and Responsive ASEAN: Rising Above Challenges and Sustaining Growth" dan "ASEAN Declaration on Human Resources Development for the Changing World of Work".

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

 



youtube riaupos



Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU

Pemkab.Pelalawan - HUT Adhyaksa



Sharp Pekanbaru PSBB


UIR PMB Berbasis Rapor

EPAPER RIAU POS  2020-08-06.jpg

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com