
JENEWA (RIAUPOS.CO) - Gelombang panas ekstrem yang menyelimuti Eropa berubah menjadi bencana kesehatan. Dalam sepekan terakhir, menurut catatan Badan Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 1.300 orang meninggal akibat suhu yang memecahkan rekor di berbagai negara.
WHO bahkan menyebut, panas ekstrem sebagai “silent killer” yang kini mengancam sekitar 150 juta penduduk di benua tersebut. “Stres panas sering disebut sebagai silent killer. Rumah, tempat kerja, dan sekolah di Eropa tidak dibangun untuk suhu seperti ini,” ujar Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti dikutip dari BBC, Senin (29/6).
Tedros mengingatkan bahwa Eropa kini menjadi benua dengan laju pemanasan tercepat di dunia. Suhu di Benua Biru meningkat dua kali lebih cepat dibandingkan rata-rata global.
Menurut dia, gelombang panas yang dahulu hanya terjadi sekali dalam satu generasi, kini hampir muncul setiap tahun akibat perubahan iklim. WHO menilai, krisis tersebut membutuhkan respons cepat dari seluruh negara Eropa.
Rekor Suhu Panas
Korban jiwa terbesar dilaporkan berasal dari Prancis. Dilansir ABC News, Badan Kesehatan Masyarakat Prancis mencatat sekitar 1.000 kematian tambahan selama tiga hari pada puncak gelombang panas pekan lalu. Sebanyak 85 persen korban merupakan warga berusia di atas 65 tahun.
Lonjakan kematian terjadi terutama di wilayah yang berstatus peringatan merah cuaca ekstrem. Otoritas kesehatan Prancis juga mencatat peningkatan tajam jumlah warga yang meninggal di rumah, terutama di kawasan ibu kota Paris.
Sementara itu, rekor suhu panas terus bermunculan di berbagai negara. Jerman mencatat suhu 41,7 derajat Celsius, tertinggi sepanjang sejarah negara tersebut. Republik Ceko menyusul dengan rekor baru 41,9 derajat Celsius, sedangkan Polandia mencatat suhu tertinggi sepanjang masa sebesar 40,5 derajat Celsius.
Cuaca ekstrem juga memicu berbagai gangguan. Kebakaran hutan terjadi di sejumlah wilayah Jerman, termasuk kawasan yang masih menyimpan amunisi Perang Dunia II.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




