JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Mahasiswa Indonesia jadi jawara lagi di dunia internasional. Tim Nawasena Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menorehkan prestasi gemilang meraih Juara 2 International Student Design Competition 2026 untuk katagori inovasi kapal feri ramah lingkungan.
Ajang ini diikuti oleh 9 negara, yakni Indonesia, Pakistan, Inggris, Bangladesh, Amerika Serikat, Mesir, Filipina, dan Nigeria. Kegiatan tingkat dunia ini digelar oleh Worldwide Ferry Safety Association (WFSA) tahun 2026.
Solusi transportasi sungai yang aman, efisien, dan berkelanjutan untuk rute Lokoja - Onitsha di Sungai Niger, Nigeria ditampilkan tim Nawasena ITS. Mereka mendesain kapal feri MV Great Idia.
"Kapal ini mengadopsi desain wave-piercing catamaran hull yang mampu mengurangi hambatan hidrodinamika, meningkatkan stabilitas, serta meningkatkan efisiensi operasional pada perairan dangkal," Ketua Tim Nawasena ITS, Bachtiar Shifa Bahari, Ahad (8/3).
Bachtiar yang juga mahasiswa dari Departemen Teknik Sistem Perkapalan ini menjelaskan, timnya terdiri dari 10 anggota mahasiswa dari sejumlah departemen dan dua dosen pembimbing.
Dipaparkannya, Tim Nawasena dibimbing Prof Agoes Santoso dan Achmad Baidowi. Adapun 10 anggota mahasiswa, yakni 8 mahasiswa dari Departemen Teknik Sistem Perkapalan ITS dan 2 mahasiswa dari Departemen Teknik Mesin ITS.
MV Great Idia memiliki panjang 35 meter, lebar 11,4 meter, dan draft sekitar 0,8 meter. Kapal ini mampu mengangkut hingga 200 penumpang serta sekitar 16 ton barang untuk perjalanan sungai berdurasi lima jam.
Atas capaian ini, Tim Nawasena Institut Teknologi Sepuluh Nopember dijadwalkan menghadiri kegiatan awarding speech yang akan diselenggarakan di New York City, Amerika Serikat pada 5 - 7 Mei 2026 mendatang.
Dari sisi energi diceritakannya, MV Great Idia menggunakan bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG). Pemanfaatan teknologi ini selaras dengan program energi bersih nasional Nigeria untuk mendukung transportasi ramah lingkungan.
"Sistem kelistrikan kapal didukung generator berbahan bakar CNG, panel surya, serta teknologi waste heat recovery untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus mengurangi emisi karbon," lanjutnya.
Prestasi ini semakin menegaskan konsistensi Tim Nawasena ITS dalam kancah internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, tim ini telah meraih Juara 1 WFSA International Student Design Competition 2022, Juara 1 WFSA International Student Design Competition 2024.
Diungkapkan Bachtiar, keterbatasan fasilitas dermaga di rute Lokoja - Onitsha sebagai tema lomba, turut dipertimbangkan dalam desain kapal. Karena itu, MV Great Idia dilengkapi forward ramp door dan onboard crane agar proses naik turun penumpang lebih mudah.
Aspek keselamatan juga menjadi perhatian utama Tim Nawasena ITS. MV Great Idia dirancang mengikuti standar inland navigation vessel dari Bureau Veritas (NR217) serta dilengkapi sistem NAVENA sebagai peringatan dini pencegah tabrakan.
"Inovasi ini tentunya mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), dan poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengembangan transportasi air yang lebih ramah lingkungan," tukasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor : Rinaldi