Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Didemo APMBR, Dishub Kampar Klaim Pengelolaan Parkir Diawasi Ketat

K
Penulis: Kamaruddin❯
APMBR menggelar aksi damai di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kampar, Rabu (28/1/2026).
APMBR menggelar aksi damai di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kampar, Rabu (28/1/2026).

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Aliansi Pemuda Mahasiswa Bersatu Riau (APMBR) menggelar aksi damai di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kampar, Rabu (28/1/2026). Aksi merupakan bentuk protes terhadap dugaan lemahnya tata kelola sektor perparkiran di wilayah Kabupaten Kampar.


Advertisement

Dalam orasinya, Koordinator APMBR Rahmat menyoroti dugaan lemahnya pengawasan dan indikasi pengelolaan lahan parkir yang dinilai tidak transparan. APMBR mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan praktik jual beli lahan parkir yang disebut-sebut merugikan daerah dan masyarakat.

Menurut Rahmat, sektor perparkiran seharusnya menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun justru diduga dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk kepentingan pribadi.

Selain itu, APMBR menyoroti pengelolaan keuangan parkir dan meminta dilakukan audit menyeluruh terhadap aliran dana parkir. Mereka menduga adanya praktik "jatah" atau setoran tertentu yang berpotensi mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan publik.

Advertisement

"Dugaan ini jelas mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas. Kami meminta pemerintah daerah bersikap tegas dan terbuka," tegas Rahmat dalam orasinya.

Melalui aksi damai tersebut, APMBR berharap Pemerintah Kabupaten Kampar dan aparat penegak hukum segera mengambil langkah konkret guna memastikan pengelolaan sektor perparkiran berjalan sesuai aturan, bebas dari praktik penyimpangan, serta berpihak pada kepentingan masyarakat dan daerah.

Aksi massa APMBR diterima Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar Elfauzan. Ia menyampaikan bahwa seluruh tuntutan yang disampaikan massa aksi telah diterima secara resmi dan akan menjadi bahan evaluasi internal.

Advertisement

Mewakili Kepala Dinas Perhubungan Kampar, Aidil, Elfauzan menjelaskan bahwa Dishub saat ini tengah melakukan peninjauan ulang terhadap seluruh titik pengelolaan parkir di Kabupaten Kampar. Langkah tersebut dilakukan karena sejumlah lokasi dinilai tidak lagi representatif atau pengelolanya tidak disiplin dalam memenuhi kewajiban.

"Kami sedang meninjau kembali seluruh titik parkir. Fokus kami adalah peningkatan PAD. Ada pengelola yang tidak taat aturan, seperti keterlambatan dalam menyetorkan kewajiban ke kas daerah," ujar Elfauzan.

Terkait tudingan adanya praktik pungutan liar (pungli) atau sistem "titip-menitip" dalam pengelolaan dana parkir, Elfauzan membantah tegas. Ia menegaskan bahwa seluruh pendapatan parkir disetorkan langsung ke kas daerah sesuai dengan regulasi yang berlaku. "Isu penyelewengan itu tidak benar. Semua pendapatan parkir disetorkan langsung ke kas daerah dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya.

Sebagai bentuk komitmen, Dishub Kampar memberikan peringatan keras kepada seluruh pengelola parkir agar mematuhi kontrak kerja yang telah disepakati. Jika ditemukan pelanggaran, Dishub tidak akan segan melakukan pemutusan kontrak secara sepihak.

Ia juga menjelaskan bahwa mekanisme penunjukan pengelola parkir dilakukan secara terbuka melalui proses survei dan uji petik. Menurutnya, setiap pihak memiliki kesempatan yang sama selama memenuhi kriteria dan standar profesionalisme yang ditetapkan pemerintah daerah. Saat ini, Dishub Kampar mengklaim pengelolaan parkir berada dalam pengawasan ketat guna meminimalisir potensi kebocoran anggaran serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Demo Mahasiswa di Kantor Gubri Diwarnai Aksi Saling Dorong

Demo Mahasiswa di Kantor Gubri Diwarnai Aksi Saling Dorong

Ratusan mahasiswa BEM Unri demo di Kantor Gubernur Riau. Aksi diwarnai saling dorong saat menuntut beasiswa, dan pendidikan gratis.

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Kondisikan Demo

Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Kondisikan Demo

Ketua BEM FH UBK mengaku terima Rp20 juta untuk kondisikan demo, kampus nonaktifkan jabatan dan lakukan investigasi

Selama Pacu Jalur, Dishub Sumbangkan PAD Rp83,4 Juta dari Pengelolaan Parkir

Selama Pacu Jalur, Dishub Sumbangkan PAD Rp83,4 Juta dari Pengelolaan Parkir

Pacu jalur di Tepian Narosa Teluk Kuantan selesai sudah. Selama pacu jalur itu, Dishub sumbangkan PAD Rp83,4 juta dari pengelolaan parkir

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer