Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selama Ramadan, Dua Operasi Pasar Digelar di Kabupaten Kampar

K
Penulis: Kamaruddin❯

Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kampar menggelar operasi pasar di Desa Lereng, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, baru-baru ini.
Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kampar menggelar operasi pasar di Desa Lereng, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, baru-baru ini.


Advertisement

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kampar kembali menggelar operasi pasar atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai pasar murah. Tahun ini, kegiatan tersebut dilaksanakan di enam titik dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran.

Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kampar Abdul Haris menjelaskan, pelaksanaan operasi pasar dibagi sebelum Ramadan, saat Ramadan, dan menjelang Idulfitri.

"Tahun ini ada enam titik karena keterbatasan anggaran. Sebelum Ramadan sudah kita laksanakan satu kali. Dalam bulan Ramadan ini dijadwalkan dua lokasi," ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Advertisement

Ia menyebutkan, operasi pasar pertama di bulan Ramadan sudah digelar di Desa Lereng, Kecamatan Kuok. Selanjutnya, kegiatan akan dilaksanakan pada Kamis, 5 Maret, di Desa Batu Belah, Kecamatan Kampar.

"Dalam operasi pasar tersebut, pemerintah menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, di antaranya beras SPHP, beras premium (beras bomb), minyak goreng, gula, telur, bawang merah, bawang putih, serta cabai merah," jelas Haris.

Haris menambahkan, untuk komoditas beras, pihaknya bekerja sama dengan Bulog, sementara bawang dan cabai diperoleh dari agen besar dengan harga yang disesuaikan agar lebih rendah atau minimal sama dengan harga agen.

Advertisement

"Harga minyak goreng Rp15 ribu per liter. Beras SPHP Rp60 ribu per 5 kilogram. Untuk cabai, kalau dari agen harganya Rp40 ribu, ya kita jual Rp40 ribu. Kita menyesuaikan dengan harga dari agen," jelasnya.

Menurut Haris, tujuan utama operasi pasar ada dua, yakni menekan inflasi serta membantu meningkatkan daya beli masyarakat, terutama menjelang dan selama bulan Ramadan ketika kebutuhan bahan pokok cenderung meningkat.

"Operasi pasar ini untuk menekan inflasi dan membantu masyarakat agar daya beli terhadap kebutuhan pokok tetap terjangkau, apalagi menjelang bulan suci Ramadan dan hari besar keagamaan," katanya.

Ia menambahkan, penentuan lokasi operasi pasar juga mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah. Pihaknya melakukan koordinasi dengan camat dan kepala desa setempat agar distribusi komoditas tepat sasaran dan sesuai dengan minat masyarakat.

"Kita koordinasi dulu dengan pihak kecamatan dan desa, melihat pengalaman tahun sebelumnya. Di daerah tertentu, beras SPHP lebih diminati, jadi kita sesuaikan jumlahnya agar tidak terjadi kekurangan atau kelebihan stok," tegasnya.

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Lestarikan Tradisi Lokal, Wabup Misharti Usulkan Ma’aghak Suwèk Masuk Kalender Wisata

Lestarikan Tradisi Lokal, Wabup Misharti Usulkan Ma’aghak Suwèk Masuk Kalender Wisata

Warga Desa Pulau Birandang rayakan hasil panen padi dengan gelar tradisi Ma’aghak Suwèk diiringi zikir dan panjatan syukur kepada Allah SWT

Kebakaran Lahan 0,5 Ha di Bangkinang Padam, BPBD Ingatkan Warga Waspadai Cuaca Ekstrem 

Kebakaran Lahan 0,5 Ha di Bangkinang Padam, BPBD Ingatkan Warga Waspadai Cuaca Ekstrem 

BPBD Kabupaten Kampar ingatkan warga untuk mewaspadai cuaca ekstrem. Namun demikian, udara masih dalam katagori tidak sehat. 

Kecamatan Kampar Raih Juara Umum MTQ Ke-55 Kabupaten Kampar, Kuok Sabet Juara I Bazaar

Kecamatan Kampar Raih Juara Umum MTQ Ke-55 Kabupaten Kampar, Kuok Sabet Juara I Bazaar

Kecamatan Kampar pertahankan gelar juara umum MTQ Ke-55 Kabupaten Kampar yang digelar di Gunung Sahilan, sementara Kuok sabet uara I bazaar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer