
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Kampar memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah dalam kondisi normal dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kampar, H Ahmad Yuzar sebagai respons atas kekhawatiran masyarakat terkait isu kelangkaan BBM yang beredar.
“Kami pastikan stok BBM di Kabupaten Kampar saat ini dalam kondisi normal dan mencukupi. Masyarakat tidak perlu panik,” ujar Ahmad Yuzar, Ahad (3/5/2026).
Baca Juga: Jaga Keamanan Malam Hari, Tim Raga Res Kampar Sisir Taman Kota dan Jalan Lingkar
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), karena hal tersebut justru dapat memicu kelangkaan di lapangan. Warga diminta membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap merata.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang beredar di media sosial.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menyaring setiap informasi sebelum membagikannya. Jangan mudah percaya hoaks, dan pastikan informasi berasal dari sumber yang terpercaya,” tegasnya.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Kampar Misharti turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak terpengaruh isu yang menyesatkan terkait ketersediaan BBM.
Ia menjelaskan, antrean yang terjadi di sejumlah SPBU belakangan ini bukan disebabkan oleh kelangkaan, melainkan akibat meningkatnya peralihan pengguna BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Pertamina Dex ke BBM bersubsidi.
“Stok BBM kita cukup dan dalam kondisi normal. Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak benar,” ujarnya.
Misharti juga menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat mengganggu stabilitas distribusi.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




